Majalahceo.id l Medan – Berawal dari sebuah diskusi di Groub WA, bersama Tokoh Melayu dan Aktifis Buruh Sumatera Utara terkait dugaan Korupsi Pembelian Medan Club oleh Pemprovsu di tahun 2023 yang kini laporannya Mangkrak di Kejatisu maka di bentuklah Aliansi Masyarakat Jaga Uang Rakyat (AMJAGUAR)
Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) resmi memiliki aset baru, berupa lahan Medan Club seluas 13.931 m2. Lahan yang terletak di Jl. RA Kartini itu, terbukti dengan adanya Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Biro Umum Dedi Jaminsyah Putra, Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan Yuliadi, selaku Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah dan Ketua Pengurus Perkumpulan Medan Club Eswin S Soekardja untuk pelunasan pembayaran dengan total Rp 475 Miliar, Jum’at (13/1/2023)
Hal ini membuat Aliansi Masyarakat Jaga Uang Rakyat (AMJAGUAR) akan menggelar Aksi Demo karena pembelian Medan Club di duga berbau korupsi, bahkan saat ini laporannya mangkrak di Kejatisu hampir dua tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rahmadsyah Kordinator Aksi Aliansi Masyarakat Jaga Uang Rakyat (AMJAGUAR) mengatakan akan menggelar aksi Demo di Kejatisu mempertanyakan sejauh mana penyelidikan yang di lakukan oleh Kejatisu terkait dugaan Korupsi Pembelian Medan Club oleh Pemprovsu.
Aksi ini juga di dukung oleh T.M Yusuf Ketua SPSI AGN Sumatera Utara, Tokoh Melayu Sumatera Utara Tengku Muchairad dan Ok Azhari yang juga pelapor di Kejatisu terkait dugaan Korupsi Pembelian Medan Club oleh Provinsi Sumatera Utara.
Menurut keyakinan AMJAGUAR Pembelian Medan Club oleh Pemprovsu kami anggap memperkaya Pengurus Medan Club yang sudah kaya.
Pembelian Medan Club itu di tengah kesulitan ekonomi masyarakat pasca terjadinya Pandemi Covid-19 dan ancaman resesi tahun 2023, Pemprov Sumut malah melakukan pembelian terhadap Medan Club.
Masyarakat yang baru mulai berusaha bangkit dari Pandemi Covid-19 dan adanya ancaman resesi di tahun 2023, Pemprov Sumut malah memilih untuk membeli Medan Club dengan dana rakyat yang hampir setengah triliun
Penggunaan anggaran sebesar Rp457 Milyar yang digunakan untuk pembelian Medan Club itu tidak masuk ke dalam RPJMD Provinsi Sumatera Utara
Pembelian aset Medan Club itu juga tidak masuk ke dalam langkah strategis pembangunan daerah Sumut.
Pembelian Medan Club dengan anggaran Rp 475 miliar ini juga tidak masuk dalam 8 item Prioritas Pembangunan 2018-2023.













