Demo Terkait Limbah Pabrik Kecap, Walau Di Guyur Hujan, Anggota DPRD Medan Ini Tetap Menjumpai Massa Aksi

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Puluhan massa yang mengatasnamakan mahasiswa gelar unjuk rasa di gedung DPRD Medan tuntut pabrik kecap PT Kilang Kecap Angsa di Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, Senin (20/4).

Massa minta DPRD Medan rekomendasi penutupan pabrik karena limbah udara dan cair yang mencemari llingkungan.

Izin Tidak Lengkap,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi 4 DPRD Medan Sidak Ke PT Kilang Kecap Angsa
Disorot, Limbah Diduga dari SPPG Bandar Sono di Tebingtinggi Cemari Drainase

“Rekomendasikan tutup pabrik kecap, masyarakat sekitar cukup menderita puluhan tahun karena aroma bau menyengat,” seru salah satu para pengunjukrasa.

Disaat para pengunjukrasa melakukan orasi di depan kantor DPRD Medan, Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH turun menemui para pengunjukrasa. Paul menerima aspirasi dan sebagai bahan untuk rencana rapat dengar pendapat (RDP) nantinya.

Massa juga minta, karena pihak perusahaan sudah melakukan pelanggaran maka harus ada tindakan sebagai konsekwensinya.

“Kami satu bulan lalu sudah turun ke lokasi dan benar bau tak sedap sangatt mengganggu penafasan. Terima kasih atas kepedulian warga,” sebut Paul.

Belum siap menerima aspirasi, tiba-tiba hujan deras mengguyur kantor DPRD Medan dan para pengunjukrasa bersama dua anggota DPRD Medan basah kuyup. Lalu pertemuan berlanjut di ruang komisi 4 DPRD Medan.

Dalam pertemuan antara pengunjukrasa dan Paul Simanjuntak menguatkan rencana berikutnya untuk dilakukan RDP.

“Kalau terbukti pihak perusahaan melakukan pelanggaran ketentuan kita minta secepatnya diperbaiki. Jika tidak mampu atau berkenan maka kita rekomendasikan supaya ditutup, cabut izinnya,” tandasnya.

Disepakati, awal Mei nanti akan dipanggil pihak perusahaan untuk digelar RDP. Dalam RDP itu mengundang seluruh stakeholder OPD Pemko Medan.

SELENGKAPNYA:  Anggota Dewan Ini Gebrak Meja Saat RDP Komisi IV DPRD Medan, Pemko Medan Lakukan Pembiaran Apartemen City View Polonia Langgar Perwal

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

LSM Penjara Indonesia Kota Medan Mempertanyakan Photo Tunggal Walikota Tanpa Wakil Di Instagram Resmi Pemko Medan
Rico Waas Belum Layak Terima Penghargaan Good Governance, Gurunya Masih Gegana, Kadisnakernya Masih PLT
Sufri Hidayat Laporkan Kepala BWSS II Ke Kejatisu Terkait Dugaan Korupsi Proyek Pengendalian Banjir Sungai Bederah Deli Serdang
Penegakan Perda Tajam Ke PKL tapi Tumpul ke Bangunan/Komplek Di Duga Tanpa PBG, Ketua Bhoy: Copot Kasatpol PP Kota Medan
Warga Keluhkan Pungli Parkir Car Free Night Rp 5 ribu di Kesawan, Keberadaan Tim Cakrawala Dishub Medan Di Pertanyakan
Kemensos Salurkan Rp. 56.488.000.000 Dana Stimulan Isi Hunian Dan Bantuan Pemulihan Ekonomi Kepada 7.061 KPM di Tapanuli Tengah
Ketua PD14 Muhri Fauzi Hafiz Minta Menteri PU Copot Kepala BBWS Sumatera II Medan
Tak Becus Dalam Melayani Warga, JPKP Sumut akan Kerahkan Ratusan Massa Gelar Demo Desak Copot Kadis Dukcapil

Baca Juga

Minggu, 26 April 2026 - 18:18 WIB

LSM Penjara Indonesia Kota Medan Mempertanyakan Photo Tunggal Walikota Tanpa Wakil Di Instagram Resmi Pemko Medan

Minggu, 26 April 2026 - 14:31 WIB

Rico Waas Belum Layak Terima Penghargaan Good Governance, Gurunya Masih Gegana, Kadisnakernya Masih PLT

Minggu, 26 April 2026 - 12:52 WIB

Sufri Hidayat Laporkan Kepala BWSS II Ke Kejatisu Terkait Dugaan Korupsi Proyek Pengendalian Banjir Sungai Bederah Deli Serdang

Minggu, 26 April 2026 - 01:51 WIB

Penegakan Perda Tajam Ke PKL tapi Tumpul ke Bangunan/Komplek Di Duga Tanpa PBG, Ketua Bhoy: Copot Kasatpol PP Kota Medan

Sabtu, 25 April 2026 - 23:57 WIB

Warga Keluhkan Pungli Parkir Car Free Night Rp 5 ribu di Kesawan, Keberadaan Tim Cakrawala Dishub Medan Di Pertanyakan

Topik Terhangat