Jelang May Day 2026, Guru Di Kota Medan Bukan Pahlawan Tanda Jasa Tapi Pahlawan Tanpa Tanda-Tanda Kehidupan

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesejahteraan material (gaji) dan spiritual (penghargaan) mutlak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru adalah harga mati untuk mencerdaskan bangsa. (Dok-Foto Ilustrasi)

Kesejahteraan material (gaji) dan spiritual (penghargaan) mutlak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru adalah harga mati untuk mencerdaskan bangsa. (Dok-Foto Ilustrasi)

“Kami guru honorer sertifikasi disuruh ngurus berkas ke dinas juga untuk pengurusan berkas tufu kemarin, Gaji dana bos sudah tidak ada, Sertifikasi jam mengajar tidak terbaca sistem, Jadi kami guru honorer bahasa Inggris tidak ada dapat uang apa-apa,” ungkap salah seorang guru bahasa inggris yang tidak mau di sebut namanya, Rabu, (22/4/2026).

Awak media mencoba konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kota Medan, namun Kepala Dinas tidak berada di tempat.

Ini menyoroti realitas bahwa guru adalah profesional, bukan sosok yang harus rela mengorbankan kehidupan dan kelayakan finansial demi pengabdian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik Kesejahteraan: Digunakan untuk menyuarakan bahwa guru berhak atas gaji yang layak dan dihargai, bukan hanya gelar.

Merupakan bentuk perlawanan terhadap julukan lama “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yang dianggap mengeksploitasi pengorbanan guru tanpa memberikan imbalan sepadan.

Menegaskan bahwa guru adalah tenaga profesional yang butuh jaminan hidup, bukan sekadar sukarelawan.

Guru sebagai Pendidik Profesional, Garda Terdepan Pendidikan dan Pahlawan Pendidikan yang Sejahtera (harapan).

Ungkapan ini sering muncul dalam opini pendidikan untuk menuntut perbaikan nasib guru, terutama bagi guru honorer.

SELENGKAPNYA:  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Sungai Semakin Sempit Dan Dangkal, Proyek Pengendalian Banjir Abai K3, Kepala BWSS II Tak Becus Jaga Sungai
Perayaan Paskah Oikumene, Bupati Tapteng: Kita Harus Bangkit Kita adalah Pejuang Pemulihan
Wakil Bupati Tapteng Lepas 48 Mahasiswa/i STAI Bahriyatul Ulum Pandan Ikuti KKN
POROS 98 Desak Prabowo Bubarkan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Stop Hentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Rapat Anggota Tahun Koperasi Merah Putih Tahun 2025
Proyek Pembangunan DEK Penahan/Tanggul Sekolah SLB Negeri Pinangsori Tidak Memiliki Plang Proyek
Mengalami Erupsi Gunung Dukono Hembuskan Abu Vulkanik Setinggi 1,4 Kilometer
Peringatan BMKG: Waspada gelombang tinggi di perairan Sumut hingga 22 April

Baca Juga

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Sungai Semakin Sempit Dan Dangkal, Proyek Pengendalian Banjir Abai K3, Kepala BWSS II Tak Becus Jaga Sungai

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WIB

Perayaan Paskah Oikumene, Bupati Tapteng: Kita Harus Bangkit Kita adalah Pejuang Pemulihan

Kamis, 23 April 2026 - 00:37 WIB

Jelang May Day 2026, Guru Di Kota Medan Bukan Pahlawan Tanda Jasa Tapi Pahlawan Tanpa Tanda-Tanda Kehidupan

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Wakil Bupati Tapteng Lepas 48 Mahasiswa/i STAI Bahriyatul Ulum Pandan Ikuti KKN

Selasa, 21 April 2026 - 05:32 WIB

POROS 98 Desak Prabowo Bubarkan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Stop Hentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Topik Terhangat