Penegakan Perda Tajam Ke PKL tapi Tumpul ke Bangunan/Komplek Di Duga Tanpa PBG, Ketua Bhoy: Copot Kasatpol PP Kota Medan

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bang Bhoy Ketua LSM Penjara Indonesia Kota Medan (Dok-Photo)

Bang Bhoy Ketua LSM Penjara Indonesia Kota Medan (Dok-Photo)

Majalahceo.id|Medan – Penertiban PKL di sekitar Taman Cadika, Medan Johor, sering dilakukan oleh Satpol PP Kota Medan untuk menata kawasan Jl. Karya Wisata dan trotoar. Tindakan ini kerap mendapat penolakan dan sorotan karena dianggap bertentangan dengan program pemberdayaan ekonomi pedagang kecil.

Penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang “tajam ke pedagang kaki lima (PKL) tetapi tumpul ke banyaknya bangunan gedung serta komplek diduga tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)” adalah sebuah fenomena penegakan hukum yang diskriminatif dan tidak berkeadilan.

Bang Bhoy Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia Kota Medan mengatakan bahwa Tindakan ini menunjukkan adanya ketimpangan di mana aparat penegak perda (Satpol PP) bersikap tegas (represif) terhadap pedagang kecil yang melanggar aturan ketertiban umum (seperti trotoar), namun lambat atau abai terhadap pemilik bangunan permanen/megah yang melanggar zonasi atau tidak memiliki izin bangunan resmi.

“Penertiban PKL sering kali dianggap arogansi dan mengabaikan hak ekonomi pedagang kecil, tanpa memberikan solusi relokasi yang layak,” ungkapnya, Sabtu (26/4/2026)

Lanjut Bang Bhoy mengatakan bahwa penegakan terhadap bangunan-bangunan ini sering kali lebih lambat dibandingkan penertiban PKL, dan dirinya mengganggap bahwa secara keseluruhan, kondisi ini menciptakan persepsi ketidakadilan di masyarakat, di mana hukum terkesan “keras” pada kelompok lemah dan “lunak” pada kelompok yang memiliki modal.

“Penegakan Perda jangan tajam Tajam Ke PKL tapi tumpul ke bangunan tanpa PBG, kita minta Satpol PP Kota Medan di copot, dan kami akan turun aksi untuk tegak nya keadilan,” pungkasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Kado Pahit Awal Tahun 2026, Pasukan Melati P3K PW Pemko Medan, Gaji Di Bawah UMK, JHT Tak Cair

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Syam Purba Fungsionaris DPD Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia/APPSI Sumut Apresiasi Ketua DPRD Medan Yang Hadir Dan Tinjau Lokasi Pedagang Pasar Aksara Baru
Apresiasi Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan Terhadap Ketua DPRD Medan Yang Peduli Terhadap Pedagang Saat Tinjau Lokasi Pasar Aksara Baru
Sun Plaza Biang Kemacetan Kota Medan, AMPIBI Akan Demo Sun PLaza Soroti Dua Arah Dan Andal Lalin
AMPIBI Akan Gelari Aksi Rutin Mimbar Orasi, “Medan Sedang Tidak Baik Baik Saja, Upah Murah Dan Zona Merah K3,” Ini Tuntutannya!
Netizen Patah Hati, Puluhan Tahun Merdeka, Tapi Masih Ada Viral Wanita Hamil Ditandu 7 Jam ke Rumah Sakit Di Tapsel – Sumut
Pansus Aset DPRD Medan Sidak Ke Cambridge Dan Sun Plaza, AMPIBI Sebut Ada Dugaan Kebocoran PAD
Penebangan Ribuan Pohon Pelindung Di Kota Medan Demi Proyek BRT Timbulkan Kerugian Ekologis Dan Ekonomi
DLH Medan Jangan Omon Omon, Aktifis Lingkungan Minta Pembuktian Ribuan Pengganti Pohon Yang Di Tebang Akibat Proyek BRT
Berita ini 60 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:28 WIB

Syam Purba Fungsionaris DPD Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia/APPSI Sumut Apresiasi Ketua DPRD Medan Yang Hadir Dan Tinjau Lokasi Pedagang Pasar Aksara Baru

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:57 WIB

Apresiasi Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan Terhadap Ketua DPRD Medan Yang Peduli Terhadap Pedagang Saat Tinjau Lokasi Pasar Aksara Baru

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:47 WIB

Sun Plaza Biang Kemacetan Kota Medan, AMPIBI Akan Demo Sun PLaza Soroti Dua Arah Dan Andal Lalin

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Netizen Patah Hati, Puluhan Tahun Merdeka, Tapi Masih Ada Viral Wanita Hamil Ditandu 7 Jam ke Rumah Sakit Di Tapsel – Sumut

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:55 WIB

Pansus Aset DPRD Medan Sidak Ke Cambridge Dan Sun Plaza, AMPIBI Sebut Ada Dugaan Kebocoran PAD

Tajuk Populer