Majalahceo.id | Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai yang dilaksanakan di Aula Sutrisno Hadi, kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (6-7-2026).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fitra Hadi, Asisten Ekbang Tajul Abrar dan seluruh pimpinan OPD serta Camat se Kota Tanjungbalai.
Rapat yang diawali dengan pemaparan/ekspos dari sejumlah OPD diantaranya; Inspektorat, BPKPD, Bagian Barang dan Jasa, Bapperida dan BKPSDM.
Paparan diawali oleh Kepala Inspektorat Indra Halomoan Nasution yang menyampaikan hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Sumut dan beberapa hal yang harus ditindaklanjuti oleh OPD terkait arahan dari BPK RI.
Selanjutnya, kepala BPKPD Siti Fatimah menyampaikan terkait realisasi penerimaan PBB dan Retribusi Daerah yang diperoleh sampai dengan triwulan kedua TA 2026 serta sejumlah hal yang akan dilakukan dalam peningkatan PAD, pengelolaan keuangan, laporan keuangan, strategi optimalisasi pendapatan dan hal lainnya yang segera ditindaklanjuti agar penataan keuangan dari hasil penerimaan PBB-P2, Retribusi dan sumber PAD lainnya dapat dioptimalkan.
Sementara itu, Kepala Bagian Barang dan Jasa Damayanti Lingga menitikberatkan agar OPD yang belum melakukan penayangan setiap pengadaan segera menindaklanjutinya sebagaimana diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta perubahannya Perpres No. 12 Tahun 2021 dan Perpres No. 46 Tahun 2025, jelasnya.
Ekspos kemudian dilanjutkan Kepala Bapperida Mariani yang menyampaikan terkait indikator Kinerja Utama (IKU) kepala daerah tahun 2026 dan program unggulan 2027 yang akan dilaksanakan.
Terakhir, kepala BKPSDM Ahmad Suangkupon menyampaikan terkait pelayanan publik ASN dan penegakan disiplin serta sejumlah inovasi yang telah dilakukan dan terlaksana diantaranya Aplikasi Siap Cuti – Pro KGB (Proses Online Kenaikan Gaji Berkala) – Pro Pangkat – Kerang ASN dan terakhir yang baru dilaunching oleh kepala BKN RI yakni Turing A Lay (Turun Keliling ASN Layanan) merupakan inovasi layanan publik yang dirancang untuk membantu Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya ASN yang memasuki masa pensiun, telah pensiun, maupun ASN aktif yang memiliki keterbatasan kondisi kesehatan atau kendala lain sehingga tidak dapat datang langsung ke kantor BKPSDM, dalam hal ini, BKPSDM menghadirkan layanan yang bisa diakses dan digunakan oleh ASN tanpa harus datang langsung ke kantor BKPSDM.
Dalam arahannya, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meminta kepada seluruh pimpinan OPD menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh OPD dalam eksposnya tadi.
Dalam penyampaian kepala Inspektorat tadi, saya meminta agar OPD yang belum melaksanakan apa yang disampaikan BPK RI agar segera menindaklanjuti, peran Inspektorat disini sangat penting, karena bagian dari pengawasan bagi seluruh OPD agar bekerja sesuai aturan dan arah kebijakan Pemko Tanjungbalai, Saya selalu menyampaikan kepada Inspektur agar melakukan pengawasan, evaluasi dan pembenahan birokrasi jika ada ditemukan permasalahan di OPD.
Untuk BPKPD, terkait penerimaan realisasi PBB-P2 dan retribusi daerah, Wali Kota menekankan agar OPD yang belum maksimal dalam pengelolaan PAD nya agar segera melakukan evaluasi dan bergerak cepat sehingga target PAD yang telah ditentukan ditiap OPD dapat terealisasi sampai batas akhir tahun anggaran, tegasnya.
Wali Kota juga meminta kepada OPD yang belum melaksanakan penayangan pengadaan barang dan jasa di Inaproc agar segera ditindaklanjuti khususnya tadi ada Kecamatan Datuk Bandar Timur, Teluk Nibung dan Sei Tualang Raso.
Sejumlah hal yang menjadi perhatian dan penekanan strategis kinerja OPD, Wali Kota Mahyaruddin mengatakan agar seluruh OPD bekerja sesuai aturan dan peraturan yang berlaku, bekerjalah dengan baik, profesional, menjunjung tinggi transparansi dan akuntabel dalam setiap pengelolaan keuangan dari setiap anggaran yang dikelola, sebutnya.
“Arah dan kebijakan pembangunan yang dilaksanakan ditiap OPD harus sejalan dengan PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) dan lakukan tata kelola pemerintahan dan keuangan yang benar di kantor bapak/ibu,” ungkap Wali Kota Mahyaruddin.
Diakhir arahannya, Wali Kota meminta seluruh perangkat daerah untuk memaksimalkan kinerja, kita harus bersama- sama untuk bekerja keras karena saya juga tidak bisa bekerja sendiri bersama Wakil Wali Kota, semua harus berkolaborasi guna mewujudkan Visi Tanjungbalai EMAS, harapannya, tahun 2027 tanda- tanda pembangunan dari apa yang kita lakukan harus terlihat, kita harus satu arah dan saya minta manfaatkan media sosial yang ada saat ini bagaimana membranding atau mengenalkan Kota Tanjungbalai dengan segala potensi yang ada agar Kota Tanjungbalai lebih dikenal secara luas tidak hanya di Sumatera Utara melainkan di luar Sumut dengan berbagai keunggulan, tidak lagi orang mengatakan daerah kita dengan Tanjungbalai Karimun namun orang akan mengenal Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara karena kita telah melakukan promosi daerah kita dengan masif tidak hanya ASN melainkan kita mengajak masyarakat didalamnya, tutup Wali Kota Mahyaruddin Salim.











