Sempat Mendatangi Menara Mandiri, Massa ORI dan DPN Puas Usai Terima Penjelasan Resmi Bank Mandiri Terkait PT TSI dan PT BPSat

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa ORI dan DPN Puas Usai Terima Penjelasan Resmi Bank Mandiri Terkait Kasus Fraud (Dok-Foto)

Massa ORI dan DPN Puas Usai Terima Penjelasan Resmi Bank Mandiri Terkait Kasus Fraud (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) bersama Dewan Peduli Negeri (DPN) di depan Gedung Menara Mandiri Medan berakhir kondusif. Ketegangan mereda setelah perwakilan massa diterima dengan baik oleh tim Bank Mandiri untuk berdialog dan mendapatkan penjelasan komprehensif terkait sejumlah kasus fraud (kecurangan) besar di Sumatera Utara.

Ketua KSPSI AGN, T.M Yusuf, yang bertindak sebagai perwakilan massa menyampaikan bahwa pihak Bank Mandiri telah membeberkan secara transparan duduk perkara yang selama ini dipertanyakan oleh publik.

“Hari ini kita sudah berdialog dengan Bank Mandiri dan mendapat penjelasan tentang kasus-kasus fraud besar yang ada di Sumut. Di antaranya kasus PT TSI sebesar Rp123,3 miliar dan kasus PT BPSat senilai Rp82 miliar. Kenapa prosesnya begitu. Alhamdulillah, hari ini kita dapat penjelasan, ” ungkap Yusuf usai keluar dari Gedung Menara Mandiri, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada massa aksi dan masyarakat Sumatera Utara, Yusuf memaparkan bahwa pencairan fasilitas kredit hingga proses penanganan aset yang dilakukan oleh Bank Mandiri telah melalui tahapan verifikasi yang panjang dan sesuai dengan regulasi perbankan yang ketat.

“Terkait kenapa bisa cair ke PT BPSat sebesar Rp82 miliar dan kenapa pas dijual harganya menjadi rendah, pihak bank menjelaskan bahwa pada saat kredit diberikan, nilai aset dan stok seluruh aktivitas perusahaan tersebut merupakan satu kesatuan komponen yang dihitung dalam penilaian jaminan. Makannya nilanya mencapai segutu,” jelasnya.

Penjelasan terbuka dari pihak  Bank Mandiri ini langsung menyuntikkan rasa aman bagi aliansi massa. Diketahui, aksi tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), Dewan Peduli Negeri (DPN), KSPSI AGN SUMUT, Persatuan Buruh (PRABU), Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS), Ojol Buruh Bersatu (OBB), Serikat Nelayan dan PetaniFront Peduli Wanita, Dewan Mahasiswa Sumatera (DEMASU).

BACA SELENGKAPNYA:  Di Duga Pengusaha Di Peras, KOLEGA Apresiasi Gerak Cepat Polsek Medan Tembung, Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan

“Setelah mendapatkan penjelasan, kami merasa tenang dan nyaman untuk tetap meletakkan tabungan dan uang kami di seluruh jaringan Bank Mandiri,” tegas Yusuf disambut sorak setuju dari massa yang hadir.

Di akhir penyataannya, Yusuf juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya aksi hingga berlangsung damai dan tertib.

“Terima kasih kepada pihak kepolisian, terkhusus Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak yang telah menempatkan personel-personel handal di lapangan. Mereka mampu mensinergikan situasi ini dengan sangat cepat dan humanis sehingga dialog penyerahan aspirasi ini berjalan lancar,” pungkasnya.

Usai memberikan keterangan, massa yang tergabung dalam berbagai aliansi tersebut membubarkan diri secara tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian Polrestabes Medan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Monumen Perjuangan Jadi Saksi, Polda Jabar Bersama Forkopimda Jabar Deklarasikan Komitmen Kebangsaan
Plang Larangan Parkir Tapi Ada Mobil Parkir Dekat Cambridge, Ada Apa,? Dishub Kota Medan Dan Satlantas Lakukan Pembiaran
Kadishub Kota Medan Dan Satlantas Di Minta Jangan Banyak Menikmati Fasilitas, Rakyat Sudah Lelah Dengan Kemacetan Dan Parkir Berlapis
Medan Gotham City, Miris, Kado Pahit HUT RI ke – 81, Sudah Tak Dapat Bantuan Lansia, Meteran Air Warga Miskin Di Petisah Tengah Di Embat Rayap Besi
Proyek di Kampung Madras Petisah Tengah Medan Beroperasi Di Duga Abai K3, Kemanakah Disnaker Dan Dewan K3
Fenomena “Lomba PKK Harus Wah” Terjadi di Pemko Medan, Lurah Kepling Di Buat Pusing Cari Dananya, Serta Diduga Dipaksa Menjamu Juri Biar Menang
Warga Miskin Menjerit, Aktifis Buruh Sumut Ini Akan Bawa Persoalan Warga Terdampak Tembok City View Ke Istana Melalui Said Iqbal Penasehat Presiden
DPN Geruduk Kantor PT Socfindo, Pertanyakan HGU yang Belum Diperpanjang Meski Sudah Berakhir Tiga Tahun

Baca Juga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Monumen Perjuangan Jadi Saksi, Polda Jabar Bersama Forkopimda Jabar Deklarasikan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:23 WIB

Plang Larangan Parkir Tapi Ada Mobil Parkir Dekat Cambridge, Ada Apa,? Dishub Kota Medan Dan Satlantas Lakukan Pembiaran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Medan Gotham City, Miris, Kado Pahit HUT RI ke – 81, Sudah Tak Dapat Bantuan Lansia, Meteran Air Warga Miskin Di Petisah Tengah Di Embat Rayap Besi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Proyek di Kampung Madras Petisah Tengah Medan Beroperasi Di Duga Abai K3, Kemanakah Disnaker Dan Dewan K3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Fenomena “Lomba PKK Harus Wah” Terjadi di Pemko Medan, Lurah Kepling Di Buat Pusing Cari Dananya, Serta Diduga Dipaksa Menjamu Juri Biar Menang

Tajuk Populer