ICMS Gelar Dialog Otomotif Nasional di GIIAS 2026 Bahas Arah Teknologi Elektrifikasi Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS) menyelenggarakan Dialog Otomotif Nasional bertajuk “The Right Fit for Indonesia: Teknologi Elektrifikasi Seperti Apa yang Dibutuhkan Indonesia?” sebagai bagian dari rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang.

 

Forum ini menjadi wadah dialog dan pertukaran pandangan mengenai arah perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia dengan menghadirkan para pemangku kepentingan dari industri otomotif, asosiasi, akademisi, pengamat, serta media massa. Sebanyak kurang lebih 80 peserta yang terdiri dari jurnalis media umum, media bisnis, media otomotif, serta perwakilan industri otomotif mengikuti diskusi yang membahas tantangan, peluang, dan arah pengembangan teknologi elektrifikasi di Indonesia.

 

Pentingnya penyelenggaraan dialog otomotif ini tercermin dari perkembangan pasar kendaraan elektrifikasi yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada semester pertama 2026, penjualan kendaraan penumpang elektrifikasi meningkat sekitar 68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara pangsa pasarnya meningkat dari 23% menjadi 38%. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia telah memasuki fase baru dalam transisi menuju kendaraan elektrifikasi yang berlangsung lebih cepat dari banyak perkiraan sebelumnya.

 

Acara dibuka dengan sambutan oleh Munawar Chalil, Ketua Umum Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS), yang menekankan pentingnya membangun ruang dialog yang terbuka dan berbasis data. “Indonesia tidak membutuhkan perdebatan mengenai teknologi mana yang paling unggul, tetapi yang ingin kita cari bersama adalah teknologi, atau bahkan kombinasi teknologi, yang paling tepat untuk Indonesia. Itulah semangat yang ingin dibangun melalui forum ini,” ujar Munawar Chalil.

 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sri Vista Limbong, mewakili Seven Event selaku penyelenggara GIIAS, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum ini sebagai bagian dari upaya memperkaya diskusi mengenai masa depan industri otomotif nasional.

 

Diskusi panel menghadirkan para pemimpin industri otomotif dari berbagai latar belakang, yakni Philardi Sobari mewakili prinsipal otomotif asal Jepang serta Ricky Christian, Constantinus Herlijoso dan Arie Hermawan yang mewakili prinsipal otomotif asal Tiongkok. Forum ini juga menghadirkan Joshua Pardede, Pengamat Kebijakan Ekonomi Perbanas, yang memberikan perspektif mengenai kondisi ekonomi nasional dan pengaruhnya terhadap percepatan adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

 

Joshua Pardede, menyampaikan bahwa, sesungguhnya pasar atau masyarakat sudah menemukan right fit-nya. Pemilihan jenis mobil listrik bukan terletak pada teknologi yang dianggap lebih unggul antara BEV, HEV dan PHEV. Kenaikan serentak ketiga teknologi tersebut menunjukkan bagaimana konsumen memilih teknologi yang paling. Sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaan kendaraan tersebut secara pribadi.

 

“Kenaikan serentak ketiga teknologi elektrifikasi (BEV, HEV dan PHEV) menunjukkan bagaimana konsumen memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaan kendaraan tersebut secara pribadi, bukan memilih satu teknologi yang paling unggul,” demikian menurut Joshua.

 

Melalui beragam sudut pandang tersebut, diskusi mengulas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan pasar kendaraan elektrifikasi, keunggulan dan tantangan masing-masing teknologi, kesiapan infrastruktur, perilaku konsumen, hingga kebijakan yang diperlukan untuk membangun ekosistem kendaraan elektrifikasi yang berkelanjutan di Indonesia.

 

Melalui sesi diskusi interaktif, para peserta juga berkesempatan menyampaikan pandangan dan pertanyaan mengenai tantangan maupun peluang pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Berbagai perspektif yang muncul diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai teknologi elektrifikasi yang paling sesuai dengan karakteristik pasar, kebutuhan masyarakat, dan arah pembangunan industri otomotif nasional.

 

Dengan penyelenggaraan Dialog Otomotif Nasional ini, ICMS berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, media, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam membangun pemahaman bersama mengenai arah perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong dialog yang berkelanjutan, berbasis data, dan berorientasi pada kepentingan nasional, sehingga dapat berkontribusi terhadap lahirnya kebijakan dan strategi pengembangan industri otomotif yang lebih adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kapolda Jabar Apresiasi Petani Garut yang Maksimalkan Hasil Panen untuk Ketahanan Pangan
Ungkap Strategi Sukses UMKM, H. Fauzie Hikmatusalam Jadi Magnet Utama Kick Off UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026
PT Bina Indocipta Andalan Menyelenggarakan Webinar dengan Tema, Kupas Tuntas PMK 136 Tahun 2024

Baca Juga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:49 WIB

ICMS Gelar Dialog Otomotif Nasional di GIIAS 2026 Bahas Arah Teknologi Elektrifikasi Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:44 WIB

Kapolda Jabar Apresiasi Petani Garut yang Maksimalkan Hasil Panen untuk Ketahanan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:51 WIB

Ungkap Strategi Sukses UMKM, H. Fauzie Hikmatusalam Jadi Magnet Utama Kick Off UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:25 WIB

PT Bina Indocipta Andalan Menyelenggarakan Webinar dengan Tema, Kupas Tuntas PMK 136 Tahun 2024

Tajuk Populer