Sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan Validasi Data Desil Bansos Jadi Perhatian Komisi IX DPR RI

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan Validasi Data Desil Bansos Jadi Perhatian Komisi IX DPR RI.( Dok - Foto)

Sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan Validasi Data Desil Bansos Jadi Perhatian Komisi IX DPR RI.( Dok - Foto)

MAJALAH CEO | SUKABUMI, Sosialisasi Undang-Undang Pelindungan Tenaga Kerja (UU P2TK) serta persoalan validasi data desil dalam penyaluran bantuan sosial menjadi perhatian Komisi IX DPR RI. Kedua isu tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan perlindungan pekerja, kesejahteraan masyarakat, serta ketepatan sasaran program pemerintah.

Dalam sosialisasi tersebut, dibahas ketentuan baru mengenai pelindungan tenaga kerja, termasuk perhatian khusus terhadap pekerja sektor informal yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Salah satu poin yang disoroti adalah skema perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal yang rentan, dengan kemungkinan pembayaran iuran yang ditanggung pemerintah sesuai ketentuan program yang berlaku. Skema tersebut diharapkan dapat memperluas akses perlindungan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal dan memiliki kemampuan ekonomi terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan ketenagakerjaan, Komisi IX DPR RI juga menaruh perhatian terhadap permasalahan data desil yang digunakan dalam proses penentuan penerima bantuan sosial.

Di lapangan, masih ditemukan laporan mengenai warga yang dinilai kurang mampu, tetapi tercatat dalam kelompok desil atas. Sebaliknya, terdapat pula persoalan ketidaksesuaian data yang berpotensi memengaruhi penetapan penerima bantuan sosial.

Kondisi tersebut menjadi alasan penting perlunya pembenahan dan validasi ulang terhadap metode, prosedur, serta hasil pengelompokan data desil. Akurasi data sangat diperlukan agar kebijakan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Komisi IX DPR RI telah meminta Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial sebagai pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan validasi ulang terhadap data tersebut. Upaya ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas data sekaligus meminimalkan kesalahan dalam penentuan kelompok masyarakat penerima manfaat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pembahasan tersebut, hingga Agustus proses validasi ulang baru mencapai sekitar 30 persen. Angka ini menunjukkan bahwa penyempurnaan data masih membutuhkan tindak lanjut dan koordinasi berkelanjutan antara instansi terkait.

Komisi IX DPR RI pun menekankan pentingnya evaluasi bersama mitra kerja agar proses pembaruan data dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di lapangan.

Melalui sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan evaluasi data desil tersebut, diharapkan pemerintah dapat memperkuat perlindungan bagi pekerja, khususnya sektor informal, sekaligus meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial.

Dengan data yang semakin akurat dan kebijakan perlindungan yang memadai, program pemerintah diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta mendorong terwujudnya kesejahteraan sosial yang lebih merata.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Bupati Asep Japar Lepas Kontingen Porprov XV Jabar 2026, Sukabumi Bidik 10 Besar
Momentum Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Sukabumi Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Pembangunan
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih dari Narkoba
Reses Ketiga DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi Tampung Aspirasi Warga Bojongasih
Petani Desa Sihapas Keluhkan Jalan Rusak hingga 2 Km, Hambat Penjualan Hasil Pertanian
Wamenag Beri Pembinaan ASN, Tekankan Pentingnya Integritas dan Loyalitas Pegawai Dalam Melayani Masyarakat
Dampingi Wakil Menteri Agama RI Kunjungi MTsN 2 Kota Tanjungbalai Beri Motivasi Para Siswa Siap Menjadi Generasi EMAS Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan Validasi Data Desil Bansos Jadi Perhatian Komisi IX DPR RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Kontingen Porprov XV Jabar 2026, Sukabumi Bidik 10 Besar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih dari Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Reses Ketiga DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi Tampung Aspirasi Warga Bojongasih

TAJUK HARI INI