Di Duga Ada Kelalaian dan Abai K3 Hingga Pekerja Tewas, DK3P Sumatera Utara Minta Poldasu Segel Proyek Di Jalan Cut Mutia Kota Medan

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo | Medan – Terkait tewasnya Pekerja di lokasi Proyek Jalan Cut Mutia Kelurahan Madras Hulu Kecamatan Medan Polonia, T. M. Yusuf Ketua Komisi 3 Dewan K3 Propinsi Sumatera Utara meminta Poldasu untuk hadir melakukan tindakan hukum tidak hanya terhadap owner dan dapat melebar juga kepada instansi berwenang yang melakukan pembiaran.mulai dari PBG dan Pengawasan Ketenagakerjaan.

T. M Yusuf mengatakan bahwa Seluruh kegiatan peroyek wajib ada Pejabat K3 yang akan .yang menjadi Penanggung jawab intruksi dan arahan – arahan kerja. di mulai dengan JSA ( Job Safty Analisi)

“Di jelaskan dengan Detail perihal SOP mulai dari masuk area Kerja, adanya TBM ( Tool Box Meeting), di mana akan di rincikan hal – hal apa.kendala apa yang di alamai pekerja akan di bahas dalam TBM, tentu ny.owner projek wajib memahami ini.dan memprioritas kan anggaran K3 dalam setiap kegiatan ditempat kerja, Apakah hal ini sudah di lakukan oleh owner projek bangunan di jl Cut Mutia,” ungkapnya, Rabu (19/11/2025)

Lanjut T.M.Yusuf mengatakan bahwa jika belum dan menyebab kan diduga tewasnya pekerja sudah tentu akan ada pihak yang dianggap lalai.

“Pembiaran atau unsur kesengajaan hingga menyebabkan pekerja tewas, hal ini dapat menjadi Ranah APH untuk hadir melakukan tindakan hukum, tidak hanya terhadap owner dapat melebar juga kepada instansi berwenang yang melakukan pembiaran.
mulai dari PBG dan Pengawasan Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Sebelumnya dua oknum petugas keamanan proyek diduga menghalangi tugas jurnalis yang tengah meliput kecelakaan kerja maut di sebuah proyek pembangunan gedung di Jalan Cut Mutia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Insiden ini terjadi setelah seorang sopir truk bermuatan besi beton tewas tertimpa muatannya sendiri.

BACA SELENGKAPNYA:  PAD Bocor, Camat Medan Tembung Di Panggil RDP Di Komisi 4 DPRD Kota Medan

Peristiwa bermula ketika jurnalis dari berbagai media sedang merekam suasana pasca kecelakaan kerja yang menewaskan sopir truk pengangkut besi beton. Truk tersebut diketahui digunakan untuk memasok material ke proyek pembangunan gedung parkir milik sebuah restoran mewah di kawasan tersebut.

Namun, dua oknum petugas keamanan proyek tiba-tiba mendatangi jurnalis dan meminta mereka menghentikan peliputan. Dalam rekaman video, terlihat salah satu petugas bahkan menanyakan izin liputan kepada seorang jurnalis televisi yang tengah merekam proses evakuasi truk yang rusak, sementara korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Hingga kini, identitas korban dan penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan. Meski begitu, keterangan saksi mata menyebutkan bahwa sopir tewas tertimpa besi beton setelah truk yang kelebihan muatan miring akibat kondisi jalan proyek yang berlumpur. Saat korban keluar dari pintu kemudi, besi-besi tersebut terjatuh dan menimpanya.

“Saat itu jalan licin dan berlumpur, truk miring. Begitu dia buka pintu, besinya jatuh dan menimpa sopir,” ujar Irwansyah, saksi mata.

Anggota DPRD Kota Medan, Komisi IV, Rommy van Boy, menegaskan akan menggelar rapat dengar pendapat dengan memanggil pemilik bangunan.
“Hari ini kita panggil pengembangnya, dan kita akan kupas semua yang menyalahi aturan Perda,” tegasnya.

Rommy juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya juga terjadi kecelakaan kerja lain yang menewaskan seorang sopir truk pengangkut besi beton.
“Kemarin saya dapat info, seorang pekerja meninggal dunia akibat mobilnya oleng saat proses menurunkan besi. Mobil terguling dan menimpa sopir hingga tewas terjepit,” ujarnya.

Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia turut meminta kepolisian mengusut tuntas rangkaian kecelakaan kerja yang merenggut nyawa pekerja.

Hingga kini, polisi belum melakukan olah TKP, sementara seluruh kegiatan pembangunan di proyek tersebut masih tetap berlanjut meski telah memakan korban jiwa.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Menindak Lanjuti Aspirasi Dan Keresahan AMPIBI
Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan
Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera
Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU
Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum
Penegakan Hukum Di Riau, Kasus TPPO Jalan Di Tempat, Anak Bupati di Riau Bebas, Usai Tes Urine Positif Ganja
BNI dan Asa yang Tak Boleh Patah di Pematangsiantar
Gelar Rakercab DPC Elang Mas Tahun 2026-203, Kota Sibolga Dengan 7 Point Program yang Akan Dijalankan
Berita ini 20 kali dibaca

Baca Juga

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:15 WIB

DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Menindak Lanjuti Aspirasi Dan Keresahan AMPIBI

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:17 WIB

Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:08 WIB

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:14 WIB

Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum

Tajuk Populer