Dihadiri 250 UMKM, Sekdakab Tapteng Buka Kegiatan PKU PNM Dorong Pemulihan Ekonomi

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – PANDAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (Sekdakab) Drs. Binsar TH Sitanggang, MSP secara resmi membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang dilaksanakan oleh Permodalan Nasional Madani (PNM), Jumat 13 Maret 2026 di Katolik Center Pandan. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dalam sambutannya, Sekdakab menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya mempercepat pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat bangkit dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih kuat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berupaya sekuat tenaga agar kita dapat segera pulih dan bangkit lebih kuat. Tentunya hal ini juga didukung oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, para donatur serta berbagai pihak lainnya,” ujar Sekdakab.

Ia juga mengungkapkan bahwa pasca terjadinya bencana alam, kondisi perekonomian masyarakat turut terdampak. Oleh karena itu, kontribusi PNM melalui kegiatan PKU dan dukungan permodalan bagi UMKM sangat membantu dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.

Sekdakab Tapteng juga mengapresiasi peran PNM yang tidak hanya memberikan bantuan permodalan, tetapi juga melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan berkelanjutan.

“Kami dari Pemkab Tapanuli Tengah mengapresiasi PNM yang telah membantu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui bantuan permodalan bagi UMKM. Selain itu juga dilakukan pembinaan agar usaha masyarakat semakin maju,” pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang PNM Kabanjahe, Daniel Silitonga, menyampaikan bahwa perkembangan nasabah PNM di Kabupaten Tapanuli Tengah cukup pesat dengan jumlah mencapai 25.521 nasabah. Ia menjelaskan bahwa PNM tidak hanya memberikan modal finansial, tetapi juga modal intelektual serta modal sosial bagi para pelaku usaha.

BACA SELENGKAPNYA:  Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng

Melalui program Mekaar, PNM mendorong lahirnya para wirausaha baru, khususnya dari kalangan ibu rumah tangga prasejahtera yang ingin memulai usaha dari nol. PNM juga membantu pelaku usaha dalam pengurusan berbagai perizinan usaha.
Dalam momentum pascabencana ini, kegiatan PKU diharapkan mampu memberikan semangat bagi para pelaku UMKM untuk bangkit dan kembali mengembangkan usahanya.

“Kita harus bangkit dan meninggalkan kesedihan. Sudah banyak nasabah PNM yang berhasil naik kelas dan usahanya berkembang sehingga menjadi penopang ekonomi keluarga. Harapannya, ke depan ibu-ibu semua dapat semakin maju dan menjadi keluarga yang sejahtera,” ujar Daniel Silitonga.

Dalam kesempatan itu juga Kadis Kesehatan Tapanuli Tengah Lisna Panjaitan SKep.Ns.MKes,AKK mengatakan, bahwa Dinkes Tapteng pada kegiatan ini juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan gratis untuk 250 org peserta PNM Mekar.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng Erman Syahrin Lubis, S.Sos, M.AP, Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Lisna Panjaitan, S.Kep., Ns., M.Kes., AKK, Plt. Kepala Dinas Dukcapil Tapteng Nasaruddin Pulungan, SE serta perwakilan Pimpinan Cabang BRI Sibolga.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Proyek BRT Dari Hutang, Lela Badri: Bebani APBD Pemko Medan Di Tengah Efisiensi Anggaran
Komisi 4 DPRD Medan Kecewa, Kadishub Medan Tak Hadir Rapat, Nasib 2700 Pohon Terdampak Proyek BRT Tak Jelas
KASAD dan Bupati Tapteng Resmikan Jembatan Modular Tipe-21 di Lubuk Ampolu
Buruknya Pelayanan Publik Di Kota Medan, Warga: Rekomendasi DPRD Medan Di Cuekin Rico Waas, Apalagi Suara Rakyat Jelata
Anak Buah Rico Waas Plesiran Ke Bali, Di Saat PAD “Bocor” Dan Upah Pungut Kepling Belum Di Bayarkan
Bupati Tapanuli Tengah Dampingi KSAD Resmikan Pipanisasi Air Bersih Hingga Aksi Sosial Untuk Masyarakat
Miris, Jalan “Sejuta Lubang” Di Marelan Di Keluhkan Warga Pengguna Jalan Kota Medan
Buruknya Pelayanan Publik Di Dinas Perkim Kota Medan, Disposisi Sekda Terkait Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan

Baca Juga

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:41 WIB

Proyek BRT Dari Hutang, Lela Badri: Bebani APBD Pemko Medan Di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:41 WIB

Komisi 4 DPRD Medan Kecewa, Kadishub Medan Tak Hadir Rapat, Nasib 2700 Pohon Terdampak Proyek BRT Tak Jelas

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:27 WIB

Buruknya Pelayanan Publik Di Kota Medan, Warga: Rekomendasi DPRD Medan Di Cuekin Rico Waas, Apalagi Suara Rakyat Jelata

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Anak Buah Rico Waas Plesiran Ke Bali, Di Saat PAD “Bocor” Dan Upah Pungut Kepling Belum Di Bayarkan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Dampingi KSAD Resmikan Pipanisasi Air Bersih Hingga Aksi Sosial Untuk Masyarakat

Tajuk Populer