Jelang Hari Kemedekaan RI ke – 81, Pendidikan Belum Merdeka, PERMAK Akan Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Pungli SMAN 1

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Jelang Hari Kemedekaan RI ke - 81, Pendidikan Belum Merdeka, PERMAK Akan Gelar Aksi Demo Terkait Pungli SMAN 1 (Dok-Foto)

Jelang Hari Kemedekaan RI ke - 81, Pendidikan Belum Merdeka, PERMAK Akan Gelar Aksi Demo Terkait Pungli SMAN 1 (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya merdeka karena masih menghadapi masalah pemerataan fasilitas, kesejahteraan guru, dan biaya sekolah yang mahal.

Masalah Utama Pendidikan

Fasilitas rusak: Banyak sekolah di daerah terpencil tidak punya gedung layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gaji guru kecil: Guru honorer sering mendapat upah yang sangat rendah.Biaya mahal: Banyak anak putus sekolah karena tidak mampu bayar.

Kordinator Persatuan Masyarakat Anti Korupsi (PERMAK), Johan Merdeka akan menggelar Aksi Demo mendesak Gubernur Sumatera Utara agar mencopot Kepala Dinas Pendidikan Sumut karena tidak mampu mengatur Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Medan agar memiliki Integritas terhadap Dunia Pendidikan.

Hal ini di sampaikan Johan Merdeka di sela sela aktifitasnya di Sekretariat WRC BIRENDRA PROVINSI SUMATERA UTARA jalan Pintu Air No.10 Medan, Selasa (28/7/2026).

Johan Merdeka yang juga merupakan orang tua dari salah satu siswa SMA NEGERI 1 Medan sangat menyayangkan masih adanya pengutipan uang SPP sebesar 350 ribu dari tahun 2025 s/d 2026, yang tidak jelas peruntukannya.

“Saya selaku orangtua siswa SMA Negeri 1 Medan sangat menyayangkan adanya SPP yang sangat besar itu, dan yang herannya lagi tidak ada laporan dari pihak sekolah peruntukan untuk apa saja, dan ini bisa diduga sebagai pungutan liar (Pungli) karena Kutipan uang SPP itu tidak ada anjuran dari Gubsu,” tegas Johan.

Lagian Gubernur Sumatera Utara Bobby Nst pada awal masa jabatan sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah negeri (SMA, SMK, SLB) untuk tidak melakukan pengutipan apapun kepada orang tua siswa.

Selain itu, Johan Merdeka yang juga merupakan Ketua Media Online Nasional (MON) Sumatera Utara meminta Bobby Nasution agar memecat Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara dan Kepala Sekolah SMA NEGERI 1 Medan serta yang terlibat melakukan pengutipan SPP tahun 2025-2026.

“Selain memecat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Medan itu, perlu juga di audit ini kepala sekolahnya kemana saja kutipan SPP yang diduga sebagainpungutan Liar (Pungli) ini dipakainya dan untuk apa saja,” tegas Johan Merdeka geram.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik
UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah
Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG
Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan
Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa
Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Dan Dewan K3 Di Minta Periksa Asrama Bidan di Deli Serdang Terbakar, 2 Ruangan di Lantai 4 Hangus
Eks Pimpinan KPK Sebut Ada Peristiwa Pidana Di Lapas “Wah” Cibinong Dan Ada Upaya Penghilangan Barang Bukti
Melawan Lupa, Satpol PP Kota Medan Jangan Main Gusur, Kuliner Pagaruyung Sudah Sesuai Perda Kota Medan No.5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL

LINI MASA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:10 WIB

UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa

TAJUK HARI INI