Polisi Ungkap Rangkaian Pengeroyokan di Karangsambung, Empat Tersangka Ditahan

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, didampingi Wakapolres, ( Dok - Foto )

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, didampingi Wakapolres, ( Dok - Foto )

Majalah CEO | Kebumen – Polres Kebumen menggelar konferensi pers pengungkapan rangkaian kasus pengeroyokan yang terjadi di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung. Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu terekam kamera pengawas (CCTV), mulai dari aksi pelemparan bom molotov hingga dugaan penganiayaan yang terjadi di dalam Gudang J&T Karangsambung.

Konferensi pers dipimpin Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, didampingi Wakapolres Kompol Andre Bachtiar Winanomo dan Kasatreskrim AKP Kanzi Fathan, Rabu 15 Juli 2026.

Kapolres menjelaskan, peristiwa bermula dari pertemuan dua kelompok di kawasan Jembatan Merah Putih, Desa Kaligending, pada Sabtu dini hari, 11 Juli 2026. Pertemuan yang semula dimaksudkan untuk menyelesaikan persoalan justru berujung bentrokan dan pengeroyokan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian kelompok kemudian berlari menuju Gudang J&T Karangsambung untuk menyelamatkan diri. Namun kelompok lawan melakukan pengejaran. Dalam rangkaian kejadian itu, salah seorang pelaku diduga melempar bom molotov hingga menyebabkan api mengenai jaket korban dan membakar sejumlah paket milik J&T.

Setelah itu, beberapa pelaku masuk ke dalam gudang dan melakukan penganiayaan terhadap sejumlah karyawan yang dikira merupakan bagian dari kelompok lawan. Seluruh rangkaian aksi tersebut terekam kamera CCTV dan menjadi salah satu alat bukti penting dalam proses penyidikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan empat tersangka. Untuk perkara pengeroyokan di Jembatan Merah Putih, penyidik menetapkan AG, DK, dan FM sebagai tersangka. Adapun pada perkara pengeroyokan dan penganiayaan di Gudang J&T, penyidik menetapkan RB sebagai tersangka. Polisi juga masih memburu dua terduga pelaku lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres mengatakan pengungkapan perkara dilakukan setelah penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa para saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menganalisis rekaman CCTV. Tim Resmob kemudian berhasil mengidentifikasi dan menangkap para tersangka di wilayah Kecamatan Sruweng.

“Dari hasil penyidikan, empat tersangka telah kami amankan dan dilakukan penahanan. Penyidikan masih terus kami kembangkan, termasuk melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang telah kami tetapkan sebagai DPO,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Dalam perkara di Gudang J&T, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat, bambu sepanjang sekitar 145 sentimeter, pecahan botol yang digunakan sebagai bom molotov, jaket korban yang terbakar, rekaman CCTV, serta tiga paket J&T yang rusak akibat kebakaran. Kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan sekitar Rp1 juta, di luar kerugian yang dialami para korban akibat luka-luka.

Sementara itu, korban dalam perkara pengeroyokan di Jembatan Merah Putih mengalami luka robek pada bagian dahi dan cedera di kepala. Sedangkan korban di Gudang J&T mengalami memar di kepala, luka terbuka pada lengan, serta nyeri di bagian pundak akibat kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan, maupun dengan cara main hakim sendiri, demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

Sumber Berita: Humas polres Kebumen

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Warga Darmareja Nagrak Desak Kandang Ayam Ditutup Permanen, Keluhka
Bersinergi Tangani Karhutla, Lanud Halim Distribusikan Material OMC
Wakil Bupati Tapanuli Tengah Buka Gerakan Pangan Murah di Pandan untuk Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Jadi Pelopor Kemajuan dan Pembangunan Daerah
Disperkim Sukabumi Siapkan Penataan Program Rutilahu dan Bedah Rumah, Bidik Sinkronisasi dengan Bappenas
Aspirasi Warga Sundawenang Berbuah Hasil, Pengaspalan Jalan Angkrong Disambut Antusias
Nyawa Pengendara Terancam, Proyek Pemerintah Dikritik Karena Abaikan keselamatan warga
Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan 169,35 Ton Beras Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah dari Gudang Bulog Sibolga untuk Warga Tukka dan Badiri

LINI MASA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:27 WIB

Warga Darmareja Nagrak Desak Kandang Ayam Ditutup Permanen, Keluhka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Wakil Bupati Tapanuli Tengah Buka Gerakan Pangan Murah di Pandan untuk Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Jadi Pelopor Kemajuan dan Pembangunan Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Disperkim Sukabumi Siapkan Penataan Program Rutilahu dan Bedah Rumah, Bidik Sinkronisasi dengan Bappenas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Aspirasi Warga Sundawenang Berbuah Hasil, Pengaspalan Jalan Angkrong Disambut Antusias

TAJUK HARI INI