Majalah CEO | BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menegaskan komitmennya dalam memberantas seluruh bentuk kejahatan jalanan, khususnya aksi begal serta tindak pidana C3 (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor) yang meresahkan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Polda Jabar terus meningkatkan kegiatan preventif dan represif melalui patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama mulai tengah malam hingga menjelang pagi, serta memperkuat kehadiran personel pada akhir pekan dan masa libur yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat telah mendapat arahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Komitmen Bapak Kapolda Jawa Barat sangat jelas, yaitu memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui tindakan yang tegas, profesional, dan terukur terhadap setiap pelaku kejahatan jalanan. Tidak ada ruang bagi para pelaku yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Menurutnya, berbagai upaya pencegahan terus dilakukan melalui peningkatan patroli, penguatan kegiatan kepolisian di lapangan, serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.
“Seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda hingga Polres, telah diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan personel, khususnya pada waktu-waktu yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal,” tambahnya.
Selain penindakan, Polda Jabar juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan para pengguna media sosial yang aktif memberikan informasi kepada kepolisian.
Hendra menuturkan bahwa laporan cepat dari masyarakat, rekaman video yang beredar di media sosial, hingga informasi yang disampaikan secara langsung menjadi bagian penting dalam membantu proses penyelidikan dan pengungkapan berbagai kasus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan juga netizen yang peduli terhadap situasi kamtibmas. Informasi yang disampaikan sangat membantu kepolisian dalam mengidentifikasi pelaku, mengumpulkan petunjuk, hingga mempercepat proses pengungkapan kasus,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
Dalam beberapa waktu terakhir, Polda Jabar bersama jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus begal yang sempat viral dan menjadi perhatian publik.
Salah satunya adalah kasus pembegalan di kawasan Flyover Kopo, Kota Bandung. Dua pelaku bersenjata tajam yang merampas sepeda motor dan telepon genggam korban berhasil diamankan Satreskrim Polrestabes Bandung hanya sekitar tiga jam setelah kejadian.
Kasus lainnya terjadi di kawasan Cikawao, Melong Kaler, Kota Bandung. Pelaku melakukan aksi begal terhadap dua korban secara beruntun, termasuk seorang pengemudi ojek online. Berkat laporan cepat masyarakat dan respons petugas, pelaku berhasil ditangkap sekitar 30 menit setelah kejadian.
Sementara di Kabupaten Cianjur, aparat juga berhasil mengungkap aksi komplotan remaja yang melakukan tindak pidana begal saat masa libur sekolah. Empat pelaku berhasil diamankan, tiga di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.
Meski demikian, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai sistem peradilan pidana anak.
“Walaupun sebagian pelaku masih berstatus anak, setiap perbuatan yang memenuhi unsur tindak pidana tetap akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Kami juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, sehingga tidak terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum,” tegas Hendra.
Polda Jabar memastikan akan terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan maupun penegakan hukum secara berkelanjutan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula tindakan kepolisian dilakukan untuk mencegah maupun mengungkap tindak kejahatan,” pungkas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.***
Sumber Berita: Yat











