Majalahceo.id l Medan – Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan akan menggelar Nommensen Festival (NO FEST) 2026 dengan menghadirkan sederet musisi ternama Tanah Air. Mengusung motto “Pro deo et Patria”, festival musik tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026, di kawasan Kampus Universitas HKBP Nommensen Medan.
Dewa 19 akan menjadi penampil utama. Penampilan mereka akan semakin semarak dengan kehadiran Marcello Tahitoe (Ello) dan Virzha sebagai vokalis tamu.
Selain itu, grup musik etnik asal Sumatera Utara, Marsada Band, juga akan memeriahkan panggung NO FEST 2026.Asia Tenggara & Kepulauan Pasifik
Acara dijadwalkan dimulai pada pukul 18.30 WIB, sementara open gate dibuka sejak pukul 15.00 WIB. Lokasi konser berada di area Universitas HKBP Nommensen Medan, tepatnya di depan Biro Rektor UHN Medan.
“Melalui festival ini, kampus tidak hanya menghadirkan hiburan bagi mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan serta memperkenalkan UHN sebagai kampus yang aktif menggelar kegiatan seni, budaya, dan kreativitas,” kata Ketua Yayasan UHN, Dr. Effendi MS Simbolon di Medan, Senin (27/7/2026).
Antusiasme penggemar diperkirakan akan mencapai lebih dari 10 ribu penonton. Mengingat kehadiran para artis yang akan membawakan 16 lagu-lagu favorit.
Awak media mencoba Mempertanyakan Lay Out K3 Konser Dewa 19 ke Farhan (Event Organizer), Krismanto Naibaho Humas UHN, Isti Sitepu Ketua Panita Kampus No Fest namun tidak bisa menjawab dan menunjukkan Lay Out tersebut.
Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera Utara mengatakan bahwa dirinya meminta Kapolrestabes Medan meninjau Ulang Izin Keramaian Konser Dewa 19 karena hingga saat ini tidak ada Lay Out K3 Konser Dewa 19
“Izin keramaian tidak bisa keluar kalau tidak ada lay out jalur evakuasi, kami tidak menemukan Lay out tersebut di lokasi konserz jangan sampai ada korban jiwa, ini harus di antisipasi,” ungkapnya, Selasa (28/7/2026)
Surat izin keramaian dari kepolisian memang tidak dapat diterbitkan jika panitia belum melampirkan layout atau rencana tata letak lokasi yang mencakup jalur evakuasi.
Hal ini merupakan standar pengamanan mutlak untuk mengantisipasi risiko darurat.
Alasan dan Ketentuan
Faktor Keselamatan: Kepolisian bersama instansi terkait (seperti pemadam kebakaran atau Dinas Perhubungan) wajib memastikan lokasi acara aman dari potensi desak-desakan, kebakaran, atau bencana.
Standar Lokasi: Setiap tempat atau gedung yang menampung banyak orang harus memiliki kejelasan akses pintu keluar darurat (emergency exit) dan jalur evakuasi bebas hambatan.
Solusi Pembuatan Layout
Buat denah sederhana atau gambar teknik lokasi acara Anda.
Tandai dengan jelas letak panggung/aktivitas utama, pintu masuk, pintu keluar, dan jalur evakuasi darurat beserta titik kumpul (assembly point).Lampirkan denah tersebut dalam berkas pengajuan ke unit pelayanan izin keramaian di kantor kepolisian setempat.











