Majalahceo.id l Medan – Awak media menemukan juru parkir yang tidak Humanis di depan Bank Mandiri.
Awalnya Rahmadsyah bersama orang tuanya ingin mengambil makanan dan minuman di Outlet Bank Mandiri yang membagi bagikan makanan dan minuman, namun karena antrian Rahmadsyah bersama orang tuanya membatalkan niatnya karena antrian terlalu panjang.
Ketika beranjak pergi, Rahmad di datangi tukang parkir, namun karena tak memiliki badge (Kartu Pengenal Parkir dari Dishub) dan Rompi dirinya tidak mau membayar parkir tapi jukir tersebut memaksa dan menyuruh membayar sambil menunjukkan tiket parkir
Akhirnya Rahmad membayar parkir dan meminta jukir memakai rompi dan badge, namun jukir tersebut arogan dan marah marah.
Rahmad mendatangi petugas dishub terdekat dan meminta agar jukir di berikan himbauan agar memakai rompi dan badge, namun jukir tetap arogan dan marah.
Rahmadsyah Warga kota Medan yang taat membayar parkir mengatakan bahwa dirinya membayar retribusi parkir untuk Pendapatan Asli Daerah Kota Medan tapi kenapa di perlakukan kasar dan tidak Humanis di depan orang tuanya yang sudah renta dan lansia.
Dirinya yang juga tergabung dalam Koloborasi Lembaga Investigasi, Aktifis dan Media (Kolega) meminta Kadishub Kota Medan melakukan pembinaan dan penindakan jukir yang tidak Humanis dan bermental Preman, dan kita minta penjelasan terhadap retribusi parkir yang tidak pernah mencapai Target PAD.
“Kami sudah Ikhlas membayar retribusi parkir tapi kami kok di perlakukan seperti ini oleh Jukir, tolong pak Kadishub Kota Medan, di binalh jukir agar tidak represif dan bermental preman terhadap kami membayar pajak,'” ungkapnya, Senin (3/8/2026)
Aksi juru parkir yang tidak humanis dan memaksa dapat dilaporkan ke Dinas Perhubungan Kota Medan melalui layanan pengaduan resmi WhatsApp
Ciri Juru Parkir Resmi
Memiliki tanda pengenal (badge) atau id resmi dari pemerintah.
Mengenakan rompi khusus juru parkir.
Memberikan karcis resmi atau menggunakan sistem e-parking.











