Majalahceo.id l Medan – Viral di Media Sosial pernyataan mengenai buruh pengupas bawang bernama Susanah yang mendapat upah Rp700 ribu per kilogram viral setelah disebutkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Lain halnya dengan Ibu Rosdiani Siregar (62) Lansia yang sehari hari bekerja sebagai pengupas bawang di Kecamatan Medan Area.
Ibu lansia yang tidak pernah mendapatkan bantuan Lansia ini harus mengulang bawang setiap hatinya dengan upah sekilo Rp 3500,- (Tiga ribu lima ratus rupiaah) demi membiayai kehidupannya sehari bahkan PKH anaknya pun di putus oleh Pemerintah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya beginilah, pekerjaan saya sehari hari sebagai pengupas bawang untuk membiayai kehidupan sehari hari dan saya tidak pernah mendapat bantuan Lansia bahkan anak saya di putus PKHnya oleh pemerintah,” ungkapnya, Minggu (16/8/2026).
Kado pahit bagi warga miskin di Kota Medan menjelang HUT RI ke-81 adalah kondisi sosial yang memprihatinkan, di mana warga miskin lanjut usia (seperti di Kelurahan Petisah Tengah) tidak mendapatkan bantuan sosial lansia serta rumah yang tidak layak huni, ditambah maraknya pencurian meteran air oleh maling besi atau “rayap besi” yang menyusahkan warga.
Bantuan Lansia:
Warga miskin kategori lanjut usia di beberapa wilayah seperti Petisah Tengah tidak pernah tersentuh atau tidak lagi mendapat bantuan sosial.
Pencurian Fasilitas: Meteran air milik warga miskin dicuri oleh pelaku kejahatan atau yang disebut warga sebagai “rayap besi”, yang kemudian sempat mendapat perhatian langsung dari pihak kepolisian setempat untuk dipasangkan kembali.
Kondisi Tempat Tinggal: Banyak warga prasejahtera yang bertahan di tengah himpitan ekonomi dengan kondisi rumah yang memprihatinkan dan tidak layak huni.











