GRIB Jaya Dampingi Warga Tanjung Mulya Pertanyakan HGU PT Condong ke ATR/BPN

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 22:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Bandung Barat, H. Ihwanudin, bersama Koperasi Mutiara Selatan Jaya dan anggota BPD Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, melakukan audiensi dengan Kanwil ATR/BPN Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/9/2026),( Dok - Foto )

Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Bandung Barat, H. Ihwanudin, bersama Koperasi Mutiara Selatan Jaya dan anggota BPD Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, melakukan audiensi dengan Kanwil ATR/BPN Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/9/2026),( Dok - Foto )

Majalah CEO | BANDUNG — Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Bandung Barat, H. Ihwanudin, bersama Koperasi Mutiara Selatan Jaya dan anggota BPD Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, melakukan audiensi dengan Kanwil ATR/BPN Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/9/2026).

Audiensi yang berlangsung di Kantor Kanwil ATR/BPN Jawa Barat, Jalan By Pass Kota Bandung, tersebut membahas persoalan pertanahan yang berkaitan dengan HGU PT Condong di wilayah Desa Tanjung Mulya.
H. Ihwanudin mengatakan, kedatangannya merupakan bentuk pendampingan terhadap masyarakat yang mengaku memiliki persoalan lahan dengan PT Condong.

“Kami datang untuk meminta klarifikasi mengenai persoalan HGU PT Condong dan lahan masyarakat. Namun, penjelasan yang kami terima hari ini belum menjawab seluruh persoalan yang kami tanyakan,” ujar Ihwanudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam audiensi tersebut, rombongan diterima oleh Danu selaku Kabid Penataan. Menurut Ihwanudin, pihaknya mendapatkan arahan agar persoalan tersebut juga disampaikan melalui audiensi dan surat resmi kepada Kementerian ATR/BPN di tingkat pusat.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini melalui jalur resmi sampai ada kejelasan dan keadilan bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Koperasi Mutiara Selatan Jaya, Yuzep Kirman, S.Ap., yang juga mantan Kepala Desa Tanjung Mulya tiga periode, mengatakan masyarakat mempertanyakan sejumlah hal terkait perpanjangan HGU PT Condong, tanah yang mereka sebut sebagai tanah ulayat, serta perubahan batas bidang tanah.

Menurut Yuzep, terdapat tiga bidang yang batasnya dipersoalkan karena disebut berpindah ke desa tetangga. Ia meminta pemerintah melakukan verifikasi dokumen dan pengecekan langsung ke lapangan.
“Kami meminta Kementerian ATR/BPN turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya, termasuk persoalan tanah ulayat dan plasma 20 persen yang menurut kami belum sesuai dengan harapan masyarakat,” katanya.

Anggota BPD Desa Tanjung Mulya, Supriatna juga menyampaikan bahwa masyarakat mempertanyakan sejumlah lahan yang menurut mereka telah dikuasai PT Condong dan saat ini ditanami sawit.

Selain itu, masyarakat mempersoalkan lahan plasma yang menurut mereka berkaitan dengan empat desa. Dari beberapa SK bidang yang mereka pertanyakan, masyarakat menyebut hanya satu bidang yang diberikan dan kondisi lahannya dinilai curam serta kurang layak untuk lahan tanam.

“Yang kami pertanyakan, tiga SK lainnya ke mana? Kami juga ingin mengetahui bagaimana proses musyawarahnya karena masyarakat dan BPD merasa tidak pernah dilibatkan,” ujar Supriatna.

H. Ihwanudin menegaskan, GRIB Jaya bersama masyarakat akan melanjutkan persoalan tersebut ke Kementerian ATR/BPN pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kanwil ATR/BPN Jawa Barat yang telah menerima audiensi kami. Selanjutnya kami akan menyampaikan persoalan ini ke pusat dan meminta dilakukan pemeriksaan serta verifikasi secara langsung di lapangan,” pungkasnya.***

Sumber Berita: Ketua Grib Jaya DPC Kabupaten Bandung Barat

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Lawan Mafia Kartel Pangan, Harga Ayam Melonjak, DPRD Sumut Di Minta Bentuk Pansus, Sidak Gudang Produsen, Mata Rantai Pasokan Dari Hulu Ke Hilir
Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Sitonong Bangun, Berikan Apresiasi
Ratusan Warga Hadiri, Kelurahan Sitonong Bangun Gelar Sosialisasi Stunting untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat
Pemdes Sundawenang Salurkan Bantuan Beras kepada 1.494 KPM
Dukung Pelestarian Lingkungan Pascabencana, Bupati Tapanuli Tengah Terima Audiensi Praeses HKBP Distrik IX Sibolga-Tapteng dan Nias
Rapat Dinas September 2026, Bupati Sukabumi Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI Dan Pemkab Tapteng Resmikan Landing Page UMKM “Sumatera Bangkit Bersama”
Perkuat Sinergitas dan Dukung Kedaulatan NKRI, Wakil Bupati Tapteng Hadiri Latihan Menembak Senjata Berat Arhanud 11/WBY

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Kamis, 24 September 2026 - 22:25 WIB

GRIB Jaya Dampingi Warga Tanjung Mulya Pertanyakan HGU PT Condong ke ATR/BPN

Kamis, 24 September 2026 - 13:10 WIB

Lawan Mafia Kartel Pangan, Harga Ayam Melonjak, DPRD Sumut Di Minta Bentuk Pansus, Sidak Gudang Produsen, Mata Rantai Pasokan Dari Hulu Ke Hilir

Kamis, 24 September 2026 - 12:10 WIB

Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Sitonong Bangun, Berikan Apresiasi

Kamis, 24 September 2026 - 11:47 WIB

Ratusan Warga Hadiri, Kelurahan Sitonong Bangun Gelar Sosialisasi Stunting untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Sundawenang Salurkan Bantuan Beras kepada 1.494 KPM

TAJUK HARI INI