Hotel Saka Dan Hotel Madani Penuh, Hamburkan Dana Desa, Kejatisu Diminta Usut Bimtek Se-Kabupaten Tapanuli Utara

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Hotel Saka Dan Hotel Madani Penuh, Hamburkan Dana Desa, Kejatisu Diminta Usut Bimtek Se-Kabupaten Tapanuli Utara (Dok-Foto)

Hotel Saka Dan Hotel Madani Penuh, Hamburkan Dana Desa, Kejatisu Diminta Usut Bimtek Se-Kabupaten Tapanuli Utara (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Kejatisu diminta agar segera menyelidiki bimbingan Teknis (bimtek) kepala desa serta aparatur Desa se Kabupaten tapanuli utara yang menjadi sorotan sejumlah pihak.

Kegiatan bimtek kepala desa serta aparatur Desa dinilai tidak ada manfaat dan diduga hanya menghambur -hamburkan anggaran.

“Bimtek desa hanya menghamburkan uang dan tidak mencerminkan program peningkatan perekonomian masyarakat Desa sebagaimana pedoman prioritas penggunaan Anggaran Dana Desa. Jumat (24/07/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan modus pengembangan promsi potensi Desa pelatihan Bimtek se – Kabupaten Tapanuli utara baru dilakukan di hotel SAKA tanggal 23 Juli sampai 26 Juli 2026 Medan menuai sorotan. Pasalnya, pelatihan tersebut bersumber dari Dana Desa itu terkesan mengabaikan program pemerintah pusat efesien anggaran.dan diduga lembaga kegiatan bimtek tersebut tidak jelas legalitaanya tidak mempunyai sertifikasi kementerian dalam negri yaitu LKP ( lembaga ketrampilan dan pelatihan). Kejatisu harus memeriksa bimtek ini yang mencari keuntungan oleh oknum tertentu.

Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk mendanai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Prioritas Penggunaan Dana Desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dan diurus oleh Desa berdasarkan kewenangan Desa sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Desa.

Prioritas Penggunaan Dana Desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diarahkan untuk percepatan pencapaian tujuan Desa.

Kemudian, pasal 3 (Tiga) disebutkan Prioritas Penggunaan Dana Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ditujukan untuk memberikan manfaat sebesar -besarnya bagi masyarakat Desa dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, peningkatan kualitas hidup manusia dan Penanggulangan kemiskinan.

“Diduga pelatihan Bimtek para kepala desa dilaksanakan di salah satu Hotel SAKA Kota Medan berasal dari Kabupaten Tapanuli utara utara.

BACA SELENGKAPNYA:  Rico Waas Tak Peduli Lingkungan, Maintenance IPAL Nihil, Bahkan Di Temukan Puskesmas Tak Ada IPAL di Kota Medan

Di duga, kegiatan Bimtek tersebut hanya Mengerogori dana desa dan sebagai ajang hura-hura dengan dalih peningkatan kapasitas. “Sumber anggaran pelatihan peningkatan kapasitas bagi Kepala Desa Se- Tapanuli utara bersumber dari dana masing-masing Desa, siapa yang diuntungkan? kalau sisi masyarakat sudah jelas rugi,

meminta agar segera dievaluasi bimtek yang sudah dilaksanakan, terkait letak manfaat untuk desa dan bagaimana bentuk pertanggung jawaban dengan masyarakat secara umum di desa masing masing, oleh peserta Bimtek.

“Karena itu uang Desa yang dialokasi Pemerintah. Jika saja uang untuk Bimtek itu jelas penerima manfaatnya.

sejumlah kejanggalan pelatihan Bimtek dilakukaan tiap bulan diduga adanya dugaan penyalah gunaan dan penyimpangan dana desa.

“Maka dari meminta kepada kejatisu secepatnya melakukan lidik dan memeriksa Kadis PMD Tapanuli utara ini sial (TH) atas dugaan penyimpangan Dana Desa ini.

Saat di kompirmasi Media Kadis PMD Tapanuli utara bapak Tumbur Hutasoit tidak menjawab dan bungkam tentang berapa anggaran yang dikeluarkan acara bimtek di Hotel SAKA Medan .

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Di Minta Periksa, Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei Tewaskan 3 Orang, Diduga Lompat dari Lantai 6
Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi
Selamatkan PAD Kota Medan, Mohon Atensi Pansus PAD, Segel Bangunan Di Jalan Gedung Arca Tanpa PBG Dan SLF, dan Usut Perobohan Masjid AL Iqra’ ITM Kota Medan
DPN Geruduk Disdik Sumut Mendesak Bobby Nasution Untuk Mencopot Kadis Karena Adanya Dugaan Pengutipan SPP di SMA Negeri 1 Medan Tahun Ajaran 2025-2026
Di Duga Mafia Bermain, Emak emak Menjerit Harga Ayam Tembus Rp 60 Ribu, DPN Gelar Aksi Demo
Di Laporkan Ke Kejatisu, AWAS Minta Copot Kepsek SD Negeri Nomor 100908 Muara Ampolu 2, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapsel
Sebut Data Desil Ngawur, Said Iqbal Protes Pekerja Gaji UMP Masuk Desil 6-10, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Penentuan Desil Rugikan Pekerja
PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan

Baca Juga

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Di Minta Periksa, Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei Tewaskan 3 Orang, Diduga Lompat dari Lantai 6

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 11:37 WIB

Selamatkan PAD Kota Medan, Mohon Atensi Pansus PAD, Segel Bangunan Di Jalan Gedung Arca Tanpa PBG Dan SLF, dan Usut Perobohan Masjid AL Iqra’ ITM Kota Medan

Rabu, 2 September 2026 - 08:08 WIB

DPN Geruduk Disdik Sumut Mendesak Bobby Nasution Untuk Mencopot Kadis Karena Adanya Dugaan Pengutipan SPP di SMA Negeri 1 Medan Tahun Ajaran 2025-2026

Selasa, 1 September 2026 - 23:45 WIB

Di Duga Mafia Bermain, Emak emak Menjerit Harga Ayam Tembus Rp 60 Ribu, DPN Gelar Aksi Demo

Tajuk Hari Ini