Lapor Pak Walikota Ph Lurah Tak Ada, Oknum Kepling Dan Trantib TSM III Datangi PKL, Gertak Pedagang Hujungnya Di Duga Mau Pungli

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Medan – Pungli (pungutan liar) adalah tindakan meminta atau memungut uang atau imbalan lain secara tidak sah oleh oknum pejabat atau pegawai kepada masyarakat dalam proses pelayanan publik atau urusan administratif, tanpa ada dasar hukum yang jelas, seringkali karena penyalahgunaan wewenang, prosedur yang rumit, atau kurangnya integritas, dan merupakan bentuk korupsi yang merugikan ekonomi dan kepercayaan publik.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, Jiran Kepling, Kadir Kepling dan Purba Trantib Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan mendatangi Pedagang Kaki Lima memberikan himbauan agar tidak berjualan diatas trotoar.

Namun pedagang yang lain tidak diberikan himbauan padahal berjualan diatas drainase.

Hal ini membuat warga bertanya tanya, Ada apa dengan kepling dan Trantib??

Warga juga menyebut bahwa sampah bersumber dari Usaha Botot yang di duga tidak memiliki izin sehingga pada saat hujan sampah tersebut menjadi tumpukan diatas drainase.

“Kita minta jangan hanya Pedagang Kaki Lina jadi kambing hitam, kalau mau di tertibkan, tertibkan semua, jangan ada tebang pilih,” ungkap warga, Jum’at (2/1/2026)

Bahkan berdasarkan infornasi ada PKL yang dibiarkan berjualan di atas drainase karena membayarkan setoran kepada Kepling, sedangkan tidak membayar setoran diancam gusur dengan alasan perintah camat tanpa membawa surat himbauan dari pihak Kecamatan.

Ph Lurah Tegal Sari Mandala III saat dikonfirmasi tak ada di ruangan kerjanya.

Pembayaran tidak sesuai aturan resmi atau tidak ada aturan sama sekali.

Penyalahgunaan Wewenang: Pelaksana layanan memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi.

Memperberat Beban: Menambah biaya yang harus ditanggung masyarakat, terutama yang kurang mampu.

Terselubung: Sering disebut dengan istilah lain seperti “uang pelicin,” “salam tempel,” atau “uang jasa”.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ketua DEKRANASDA Tapanuli Tengah Hadiri Syukuran HUT ke 46 DEKRANAS Tahun 2026 di Makassar
Warga Gg Palem Medan Polonia Tergenang Banjir Di Saat Lurah Dan Camat “Bobok Cantik’ di The Hill Sibolangit
Ratusan Lurah Dan Camat Buat Kegiatan Di The Hill Sibolangit Jadi Beban APBD Kota Medan Di Saat Efisiensi Anggaran dan Rakyat Lagi Susah
Efrin Lurah Aur Di Duga Di Lindungi Rico Waas, The Hill Sibolangit, Bersenang – Senang Di Atas Penderitaan Kepling Yang Di Pungli
DPP SATU BETOR Menyerahkan Jum’at Barokah Ke Panti Asuhan AL-KAHFI
Bupati Tapanuli Tengah Lantik 71 Kepala Sekolah: Tekankan Inovasi, Kebersihan, dan Pengelolaan Dana BOS
Gali Potensi Ekonomi Biru, Bupati Tapanuli Tengah Dorong Sinergi Strategis Bersama STPK Matauli
Tak Terdaftar Di List Humas, Wartawan Tak Bisa Meliput Di PRSU 2026 Di Kota Medan

Baca Juga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:09 WIB

Ketua DEKRANASDA Tapanuli Tengah Hadiri Syukuran HUT ke 46 DEKRANAS Tahun 2026 di Makassar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:35 WIB

Warga Gg Palem Medan Polonia Tergenang Banjir Di Saat Lurah Dan Camat “Bobok Cantik’ di The Hill Sibolangit

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32 WIB

Ratusan Lurah Dan Camat Buat Kegiatan Di The Hill Sibolangit Jadi Beban APBD Kota Medan Di Saat Efisiensi Anggaran dan Rakyat Lagi Susah

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:58 WIB

Efrin Lurah Aur Di Duga Di Lindungi Rico Waas, The Hill Sibolangit, Bersenang – Senang Di Atas Penderitaan Kepling Yang Di Pungli

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:46 WIB

DPP SATU BETOR Menyerahkan Jum’at Barokah Ke Panti Asuhan AL-KAHFI

Tajuk Populer

Pasar Terminal Sibolga Nauli dilalap si jago merah pada malam hari ini. Asap tebal membumbung tinggi di langit malam (Dok-Poto)

Berita

Pasar Terminal Sibolga Dilalap Si Jago Merah 

Minggu, 12 Jul 2026 - 00:21 WIB