Pemkab Tapteng dan IT Del Tanda Tangani MoU Percepatan Digitalisasi Pemerintahan

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) –  PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan melalui penerapan sistem berbasis kinerja dan digitalisasi. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Tapteng dan Institut Teknologi Del pada Jumat 13 Maret 2026 di GOR Pandan.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari peningkatan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik yang lebih responsif, hingga pengembangan ekonomi digital di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rektor Institut Teknologi Del, Arnaldo Marulitua Sinaga, menjelaskan bahwa kerja sama ini berawal dari inisiatif Bupati Tapanuli Tengah yang mengajak pihak kampus berdiskusi mengenai penanganan kebencanaan di daerah. Dari diskusi tersebut, kedua pihak melihat banyak potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi, IT Del memiliki tanggung jawab menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari tugas utama kami. Tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, MoU ini akan ditindaklanjuti melalui berbagai program implementasi, di antaranya pemetaan wilayah pascabencana,pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik, serta penguatan sistem kerja ASN berbasis data.

Dengan sistem tersebut, proses monitoring kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah diharapkan menjadi lebih efektif dan terukur.
“Dengan sistem berbasis data, kepala daerah dapat melihat langsung capaian kinerja ASN sehingga pengawasan menjadi lebih optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk melakukan transformasi pemerintahan pascabencana.

Menurutnya, bencana yang terjadi di Tapanuli Tengah harus menjadi titik awal untuk melakukan lompatan perubahan menuju sistem pemerintahan yang lebih responsif dan adaptif.
“Kita harus bangkit dari bencana dan melakukan lompatan. Pemerintahan ke depan harus responsif, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai situasi,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Tapanuli Tengah akan mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Ke depan, sistem kerja ASN di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah juga akan diarahkan berbasis kinerja dan data, termasuk dalam penerapan sistem tunjangan yang menyesuaikan dengan produktivitas kerja.
“Ketika berbasis kinerja, maka tunjangan juga berbasis kinerja. Artinya diberikan kepada ASN yang benar-benar produktif,” tegasnya.

Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, jajaran manajemen dan dosen dari Institut Teknologi Del, serta pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah yang inovatif, tangguh, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi di masa depan.

#TaptengBangkit

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Proyek di Simpang Juanda Abai K3 Dan Tak Ramah Lingkungan, Disnaker Sumut dan Pemko Medan Di Minta Tindak Tegas
Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan
Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan
Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung
Rawan Kecelakaan, Di Duga Abai K3 dan Tak Miliki Izin Keramaian, Polsek Medan Kota Di Minta Segel Pasar Malam di Jalan Jati II
Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Melambung Tinggi, Pasca Demo DPN, DPRD Sumut Gelar Rapat, Undang Produsen Ayam
PAD Kota Medan Bocor, Bangunan Di Jalan Gedung Arca, Tak Miliki PBG Dan SLF Serta Merobohkan Masjid Al – Iqra’ Eks ITM, DPRD Medan Undang Pemilik Bangunan
WRC Sumut Soroti Kinerja Walikota Medan: Banjir Dan Macet Masih Jadi PR Besar

LINI MASA

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WIB

Proyek di Simpang Juanda Abai K3 Dan Tak Ramah Lingkungan, Disnaker Sumut dan Pemko Medan Di Minta Tindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan

Sabtu, 12 September 2026 - 12:44 WIB

Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung

Sabtu, 12 September 2026 - 08:59 WIB

Rawan Kecelakaan, Di Duga Abai K3 dan Tak Miliki Izin Keramaian, Polsek Medan Kota Di Minta Segel Pasar Malam di Jalan Jati II

TAJUK HARI INI