Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 12:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Majalahceo.id l Medan – Sangat wajar jika Aliansi Wartawan Sumatera Utara merasa hal ini tidak masuk akal dan tidak berempati. Ketika sebuah perusahaan yang bertanggung jawab atas kebutuhan vital seperti air bersih justru fokus menggelar acara hiburan lomba nyanyi di tengah krisis, hal itu menunjukkan adanya tata kelola prioritas yang buruk dan ketidakpekaan sosial (tone-deaf).

Secara etika publik, situasi ini menciptakan kesenjangan moral yang mencolok:

Krisis Nyata: Rakyat harus berjuang setiap hari, mengeluarkan biaya ekstra, atau mengantre demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan dasar hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmadsyah Ketua AWAS mengatakan bahwa Anggaran, energi, dan publikasi perusahaan justru dialihkan untuk acara seremonial yang tidak menyelesaikan akar masalah.

“Gak nyambunglah bang, Urus aja Air Bersih, dan persoalan Limbah Tinja, kok urus lomba nyanyi,” ungkapnya, Sabtu (12/9/2026)

Rahmadsyah juga mendesak Perumda Tirtanadi untuk segera membenahi kondisi air bersih yang sudah tidak mengalir ke rumah-rumah warga di Kota Medan.

Pasalnya, air bersih tidak kunjung dialirkan Perumda Tirtanadi sejak hampir sepekan sehingga membuat masyarakat sulit beraktivitas.

“Kita mendesak Perumda Tirtanadi segera membenahi kondisi ini. Warga Kota Medan sangat mengeluhkan kondisi ini, sebab sangat sulit untuk beraktivitas tanpa ketersediaan air bersih,” tegas Rahmad,

Rahmad juga mengatakan bahwa Perumda Tirtanadi harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggannya yang mayoritas berada di wilayah Kota Medan.

“Adapun tiga prinsip dasar itu yakni kualitas, kontinuitas, dan kuantitas. Ketiganya ini sangat penting. Sebab masyarakat butuh ketersediaan air yang berkualitas, ketersediaan yang berkelanjutan dan terus menerus, hingga jumlah air yang mencukupi kebutuhan hidup masyarakat,” pungkasnya.

Biaya layanan lumpur tinja (L2T2) Perumda Tirtanadi dipatok sekitar Rp20.000 per bulan yang pembayarannya digabungkan langsung dengan tagihan rekening air.

Rincian Layanan Limbah TirtanadiL2T2 (Layanan Lumpur Tinja Terjadwal): Biaya sekitar Rp17.000 hingga Rp20.000 per bulan. Tangki septik rumah akan disedot secara berkala 1 kali dalam kurun waktu 3 tahun tanpa biaya tambahan saat penyedotan.

Cara Tagihan: Pembayaran retribusi atau tarif air limbah ini otomatis masuk ke dalam komponen tagihan rekening air bersih.Dasar Hukum: Mengacu pada ketentuan penetapan tarif layanan air limbah dan keputusan direksi/gubernur setempat.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik
UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah
Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG
Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan
Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa
Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Dan Dewan K3 Di Minta Periksa Asrama Bidan di Deli Serdang Terbakar, 2 Ruangan di Lantai 4 Hangus
Eks Pimpinan KPK Sebut Ada Peristiwa Pidana Di Lapas “Wah” Cibinong Dan Ada Upaya Penghilangan Barang Bukti
Melawan Lupa, Satpol PP Kota Medan Jangan Main Gusur, Kuliner Pagaruyung Sudah Sesuai Perda Kota Medan No.5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL

LINI MASA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:10 WIB

UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa

TAJUK HARI INI