Demo Terkait Limbah, Disnaker Sumut Di Minta Audit SMK3 PT Kilang Kecap Angsa Di Medan Timur

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Puluhan massa yang mengatasnamakan mahasiswa gelar unjuk rasa di gedung DPRD Medan tuntut pabrik kecap PT Kilang Kecap Angsa di Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, Senin (20/4).

Massa minta DPRD Medan rekomendasi penutupan pabrik karena limbah udara dan cair yang mencemari llingkungan.

Izin Tidak Lengkap,

Komisi 4 DPRD Medan Sidak Ke PT Kilang Kecap Angsa
Disorot, Limbah Diduga dari SPPG Bandar Sono di Tebingtinggi Cemari Drainase

“Rekomendasikan tutup pabrik kecap, masyarakat sekitar cukup menderita puluhan tahun karena aroma bau menyengat,” seru salah satu para pengunjukrasa.

Disaat para pengunjukrasa melakukan orasi di depan kantor DPRD Medan, Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH turun menemui para pengunjukrasa. Paul menerima aspirasi dan sebagai bahan untuk rencana rapat dengar pendapat (RDP) nantinya.

Massa juga minta, karena pihak perusahaan sudah melakukan pelanggaran maka harus ada tindakan sebagai konsekwensinya.

“Kami satu bulan lalu sudah turun ke lokasi dan benar bau tak sedap sangatt mengganggu penafasan. Terima kasih atas kepedulian warga,” sebut Paul.

Belum siap menerima aspirasi, tiba-tiba hujan deras mengguyur kantor DPRD Medan dan para pengunjukrasa bersama dua anggota DPRD Medan basah kuyup. Lalu pertemuan berlanjut di ruang komisi 4 DPRD Medan.

Dalam pertemuan antara pengunjukrasa dan Paul Simanjuntak menguatkan rencana berikutnya untuk dilakukan RDP.

“Kalau terbukti pihak perusahaan melakukan pelanggaran ketentuan kita minta secepatnya diperbaiki. Jika tidak mampu atau berkenan maka kita rekomendasikan supaya ditutup, cabut izinnya,” tandasnya.

Disepakati, awal Mei nanti akan dipanggil pihak perusahaan untuk digelar RDP. Dalam RDP itu mengundang seluruh stakeholder OPD Pemko Medan.

BACA SELENGKAPNYA:  Bupati Tapanuli Tengah Kunjungan Silaturrahmi Ke Lanal Sibolga

Terpisah, Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Sumatera Utara meminta Disnaker Sumut mengaudit SMK3 Pabrik PT Kilang Kecap Angsa di jalan Bono Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

“Disnaker Sumut kami minta Audit SMK3 PT Kilang Kecap Angsa di jalan Bono Kecamatan Medan Timur,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026)

SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan untuk mengendalikan risiko kerja guna menciptakan tempat kerja aman, efisien, dan produktif. Ini wajib bagi perusahaan dengan >100 karyawan atau risiko tinggi, berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012.

Sertifikat Ahli K3 Lingkungan Kerja adalah bukti legalitas resmi dari Kemnaker RI yang menyatakan seseorang kompeten dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan bahaya kesehatan di tempat kerja.

Ini mencakup pengelolaan kebisingan, getaran, pencahayaan, suhu, dan kualitas udara untuk mencegah penyakit akibat kerja.

Contoh Penggunaan Sertifikat (Tugas Ahli K3 Lingkungan Kerja):
Melakukan Audit K3: Memeriksa kepatuhan lingkungan kerja terhadap regulasi pemerintah.

Pemetaan Risiko: Membuat Hazard Risk Assessment (HRA) terkait dampak kesehatan di area kerja.

Pengukuran Faktor Fisik/Kimia: Melakukan pengukuran kebisingan, pencahayaan, dan getaran secara berkala.

Pengendalian Bahaya: Merancang tindakan mitigasi terhadap paparan kimia atau fisik di lapangan.

Persyaratan Karier: Menjadi syarat wajib untuk posisi profesional HSE/K3 di perusahaan atau proyek.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Hari Kebebasan Pers Sedunia Tercederai Di Gedung DPRD Medan, Jurnalis Ini Di Halangi Saat Melakukan Peliputan Di Komisi 3
Tim Cakrawala Dishub Medan Di Pertanyakan, Pungli Merajalela, Parkir Berlapis Di Jalan Nibung Medan Petisah Jadi Sorotan
Emak – Emak Terdampak Tembok City View Datangi DPRD Medan Minta Wong Chun Sen Di Periksa Badan Kehormatan
Program Walikota Medan “Zero Lampu Padam” di Pertanyakan, Pengunjung Resah, Taman Beringin Gelap
Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut Di May Day 2026, Akan Ikut Kebijakan Pusat Dan Butuh Kajian 
Tak Ada Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut, Yang Ada Hanya Kado Baru Dari Presiden Prabowo di Peringatan Hari Buruh Indonesia
Walikota Di Minta Copot Kadis Perkim, Di Bawah Kepemimpinan Jhon Lase, PAD Bocor Dari Izin PBG, Dan Rekanan Perkim Abai K3
Habis May Day Timbullah Hardiknas, Zona Kelabu Di Dunia Pendidikan, Ketimpangan Kualitas Dan Kesejahteraan Guru
Berita ini 29 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 4 Mei 2026 - 22:15 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia Tercederai Di Gedung DPRD Medan, Jurnalis Ini Di Halangi Saat Melakukan Peliputan Di Komisi 3

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

Tim Cakrawala Dishub Medan Di Pertanyakan, Pungli Merajalela, Parkir Berlapis Di Jalan Nibung Medan Petisah Jadi Sorotan

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:00 WIB

Program Walikota Medan “Zero Lampu Padam” di Pertanyakan, Pengunjung Resah, Taman Beringin Gelap

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:12 WIB

Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut Di May Day 2026, Akan Ikut Kebijakan Pusat Dan Butuh Kajian 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:48 WIB

Tak Ada Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut, Yang Ada Hanya Kado Baru Dari Presiden Prabowo di Peringatan Hari Buruh Indonesia

Tajuk Populer