Peringatan Hari Kartini 2026 Bukan Hanya Seremonial, Hadirnya Negara Melindungi Perempuan Dan Anak Dari Perdagangan Orang

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Peringatan Hari Kartini 2026 bukan hanya seremonial namun di harapkan menjadi momentum agar komitmen negara dalam melindungi perempuan dan anak dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan memperkuat upaya preventif dan penegakan hukum sebagai bentuk nyata “Kartini Modern” yang melindungi Sahabat Perempuan dan Anak,

Momentum Hari Kartini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat untuk memberdayakan perempuan dan melindungi anak dari kekerasan, termasuk TPPO yang menjadi masalah besar.

Hari Kartini di jadikan komitmen menjadi pelindung dan pengayom, memastikan korban TPPO mendapatkan keadilan,

Momentum Hari Kartini di harapkan menjadi tndakan nyata dilakukan untuk melindungi perempuan dan anak dari perbudakan modern, sekaligus mengedukasi masyarakat agar berani melapor, sejalan dengan peringatan 30 Juli sebagai Hari Dunia Anti Perdagangan Orang.

Momentum Hari Kartini menunjukkan komitmen bahwa semangat Kartini diwujudkan dalam tindakan nyata untuk memberikan ruang aman dan keadilan bagi perempuan dan anak korban TPPO.

BACA SELENGKAPNYA:  Wakil Bupati Tapanuli Tengah Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana
Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar
Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya
Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling
Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat

Baca Juga

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:51 WIB

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:03 WIB

Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL

Tajuk Populer