Rico Waas Belum Layak Terima Penghargaan Good Governance, Gurunya Masih Gegana, Kadisnakernya Masih PLT

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rico Waas Walikota Medan terima penghargaan Good Governance (Dok-Foto)

Rico Waas Walikota Medan terima penghargaan Good Governance (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Kondisi yang dinilai “belum layak” atau belum maksimal dalam menerima/menerapkan good governance (tata kelola pemerintahan yang baik) umumnya disebabkan oleh maraknya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), terutama yang melibatkan pejabat negara. Penerapan prinsip-prinsip good governance sering kali terhambat oleh faktor-faktor struktural dan budaya birokrasi.

Rico Waas Walikota Medan dianggap belum layak mendapatkan Penghargaan Good Governance,

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera mengatakan bahwa selama kepemimpina Rico Waas ada dua pejabat tersandung korupsi dan Narkoba, ini menunjukkan masih maraknya kasus korupsi dan kolusi menjadi penghambat utama, menunjukkan rendahnya integritas.

BACA SELENGKAPNYA:  Bencana Di Sumatera, Komisi IV DPR RI Bentuk Panja, Usut Kerusakan Lingkungan Akibat Alih Fungsi Lahan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Syam Purba Fungsionaris DPD Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia/APPSI Sumut Apresiasi Ketua DPRD Medan Yang Hadir Dan Tinjau Lokasi Pedagang Pasar Aksara Baru
Apresiasi Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan Terhadap Ketua DPRD Medan Yang Peduli Terhadap Pedagang Saat Tinjau Lokasi Pasar Aksara Baru
Sun Plaza Biang Kemacetan Kota Medan, AMPIBI Akan Demo Sun PLaza Soroti Dua Arah Dan Andal Lalin
AMPIBI Akan Gelari Aksi Rutin Mimbar Orasi, “Medan Sedang Tidak Baik Baik Saja, Upah Murah Dan Zona Merah K3,” Ini Tuntutannya!
Netizen Patah Hati, Puluhan Tahun Merdeka, Tapi Masih Ada Viral Wanita Hamil Ditandu 7 Jam ke Rumah Sakit Di Tapsel – Sumut
Pansus Aset DPRD Medan Sidak Ke Cambridge Dan Sun Plaza, AMPIBI Sebut Ada Dugaan Kebocoran PAD
Penebangan Ribuan Pohon Pelindung Di Kota Medan Demi Proyek BRT Timbulkan Kerugian Ekologis Dan Ekonomi
DLH Medan Jangan Omon Omon, Aktifis Lingkungan Minta Pembuktian Ribuan Pengganti Pohon Yang Di Tebang Akibat Proyek BRT
Berita ini 71 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:28 WIB

Syam Purba Fungsionaris DPD Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia/APPSI Sumut Apresiasi Ketua DPRD Medan Yang Hadir Dan Tinjau Lokasi Pedagang Pasar Aksara Baru

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:57 WIB

Apresiasi Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan Terhadap Ketua DPRD Medan Yang Peduli Terhadap Pedagang Saat Tinjau Lokasi Pasar Aksara Baru

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:47 WIB

Sun Plaza Biang Kemacetan Kota Medan, AMPIBI Akan Demo Sun PLaza Soroti Dua Arah Dan Andal Lalin

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Netizen Patah Hati, Puluhan Tahun Merdeka, Tapi Masih Ada Viral Wanita Hamil Ditandu 7 Jam ke Rumah Sakit Di Tapsel – Sumut

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:55 WIB

Pansus Aset DPRD Medan Sidak Ke Cambridge Dan Sun Plaza, AMPIBI Sebut Ada Dugaan Kebocoran PAD

Tajuk Populer