Majalahceo.id l Medan – Di saat masyarakat Sumatera Utara mulai akrab kembali dengan lilin, kipas tangan, dan suara genset tetangga, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara akhirnya ikut bersuara meminta PLN segera memulihkan listrik secara menyeluruh, bukan dengan sistem “nyala bergilir penuh misteri”.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Herdensi Adnin, menegaskan bahwa pemulihan listrik jangan dilakukan setengah-setengah atau parsial terlalu lama. Sebab, bagi masyarakat, listrik bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan sudah menjadi urat nadi kehidupan modern — mulai dari usaha, pelayanan publik, hingga sekadar mengisi daya ponsel agar tetap bisa mengupdate keseharian di media sosial.
“Kami meminta PLN agar segera menyalakan listrik secara menyeluruh, jangan parsial atau sebagian-sebagian dalam waktu lama, karena kondisi ini sangat merugikan masyarakat,” tegas Herdensi saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (23/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan itu seolah mewakili suara warga yang lebih dari satu hari ini hidup dalam suasana penuh teka-teki: kapan listrik mati, kapan menyala, dan kapan kulkas berhenti bekerja sama menjaga isi dapur tetap waras.
Di berbagai daerah, pemadaman berkepanjangan mulai memukul banyak sektor. Pelaku UMKM terpaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa usaha tanpa listrik ibarat warung kopi tanpa air panas — tinggal papan nama dan harapan.
Sementara masyarakat umum mulai menjalani kehidupan ala “nostalgia tahun 90-an”, hanya saja dulu mati lampu masih ditemani langit berbintang, sekarang ditemani notifikasi baterai lemah.
Ombudsman juga meminta PLN lebih terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab gangguan dan estimasi waktu normalisasi. Sebab, di tengah kondisi gelap berkepanjangan, yang paling menyiksa bukan cuma matinya listrik, tetapi matinya kepastian.
Warga kini hanya berharap satu hal sederhana: tombol saklar kembali berguna sebagaimana mestinya, bukan sekadar pajangan dinding yang ditekan penuh doa.
Terpisah Ketua LSM Penjara Indonesia mengatakan bahwa dirinya akan memimpin akai Demo terkait padamnya Listrik berjam jam di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Tidak ada Baday, banjir atau gempa..tidak ada pulak luncuran rudal atau meteor yang jatuh di sarana pembangkit listrik Sumatera, tapi mati gelap gulita..
*DPC LSM PENJARA INDONESIA*
*KOTA MEDAN*
_AKSI DAMPAK MATINYA_
_LISTRIK & NURANI PEJABAT_
– Rabu 27 Mei 2026
– 10 : 00 Wib s/d Menang
– Tujuan Aksi : Kantor PLN Wilayah Sumbagut.
– Jln. Yos Sudarso Medan
– Massa : +- 100 Orang.
COPOT DIRUT PLN & GM PLN WILAYAH SUMBAGUT.
Koordinator Aksi:
A. RIZAL/BHOY
Koorlap
RAHMADSYAH
cp : 08126440108















