Medan Gotham City, Miris, Kado Pahit HUT RI ke – 81, Sudah Tak Dapat Bantuan Lansia, Meteran Air Warga Miskin Di Petisah Tengah Di Embat Rayap Besi

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Medan Gotham City, Miris, Kado Pahit HUT RI ke - 81, Sudah Tak Dapat Bantuan Lansia, Meteran Air Warga Miskin Di Petisah Tengah Di Embat Rayap Besi (Dok-Foto)

Medan Gotham City, Miris, Kado Pahit HUT RI ke - 81, Sudah Tak Dapat Bantuan Lansia, Meteran Air Warga Miskin Di Petisah Tengah Di Embat Rayap Besi (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Fenomena pencurian meteran air dan besi oleh maling yang sering dijuluki warga sebagai “rayap besi” marak terjadi di Kota Medan—yang sering diplesetkan warganet sebagai “Gotham City” karena tingginya aksi kriminalitas jalanan.

Barang curian seperti kuningan atau besi pada meteran air diincar untuk dijual ke penadah barang bekas.

Realita Fenomena “Rayap Besi” di Kota MedanIstilah “Gotham City” populer di media sosial sebagai bentuk satir warganet terhadap rawan aksi pencurian di Medan.

Sasaran pelaku meliputi pagar rumah, besi penutup saluran air, hingga meteran air milik warga.

Aksi pencurian ini merugikan masyarakat kecil dan sering viral setelah terekam kamera pengawas atau warga.

Miris sekali nasib Ibu Halimah Warga Miskin Kota Medan. jalan S.Parman No 195 Medan, dirinya tidak mendapat bantuan Lansia dari Pemko Medan malah meteran airnya di embat rayap besi.

“Semoga Allah melimpahkan rezeki hamba secara berlimpah sehingga bisa memasang meteran yang di curi rayab besi,” ungkapnya sedih, Jum’at (14/8/2026)

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat
Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan
Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor
Proyek di Simpang Juanda Abai K3 Dan Tak Ramah Lingkungan, Disnaker Sumut dan Pemko Medan Di Minta Tindak Tegas
Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan
Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan
Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung
Rawan Kecelakaan, Di Duga Abai K3 dan Tak Miliki Izin Keramaian, Polsek Medan Kota Di Minta Segel Pasar Malam di Jalan Jati II

LINI MASA

Minggu, 13 September 2026 - 20:38 WIB

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WIB

Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan

Minggu, 13 September 2026 - 17:37 WIB

Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan

TAJUK HARI INI