MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengambil langkah strategis dalam upaya penguatan ekonomi lokal dan pelestarian sejarah. Pada Senin, 27 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Tapteng, dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Rapat ini dibuka oleh Plh. Kepala Bappeda Tapteng Johannes H. Saruksuk, ST, MT, diwakili oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Tapteng, Muhammad Idris Siregar, ST, MM, dan dihadiri oleh jajaran peneliti BRIN, Badan Pusat Statistik (BPS) Tapteng, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, M. Idris Siregar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga riset nasional. Agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan kajian bertajuk “Pengembangan Sektor Unggulan Daerah dalam Upaya Penurunan Tingkat Pengangguran di Kabupaten Tapanuli Tengah.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta seluruh pihak untuk serius dalam proses penelitian ini. Data dan hasil kajian ini nantinya akan menjadi fondasi kebijakan kita dalam menggerakkan roda ekonomi daerah,” ujar Idris Siregar.
Revitalisasi Situs Bongal sebagai agenda rapat juga membahas pendampingan kunjungan lapangan ke lokasi calon Kawasan Stasiun Lapangan Bongal. Plt. Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Muhamad Amin, menjelaskan bahwa kehadiran timnya bertujuan untuk memastikan kelestarian Situs Bongal sebagai aset sejarah yang berharga.
“Kami datang terkait urgensi pelestarian Situs Bongal. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terkait situasi dan pengamanan di lapangan agar fungsi riset dan edukasi situs ini dapat berjalan optimal, juga segera membuat Nota Kesepahaman antara BRIN dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tentang kegiatan yang dilaksanakan,” ungkap Muhamad Amin.
“Kajian kolaboratif ini akan menitikberatkan pada empat pilar utama yang dianggap sebagai motor penggerak ekonomi Tapanuli Tengah di sektor pertanian, kelautan, koperasi, dan UMKM,” pungkasnya.
#TaptengBangkit
#DiskominfoTapteng















