Majalahceo.id l Medan – Paska Pansus Aset melakukan sidak ke Cambridge dan Sun Plaza, Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) menduga ada kobocoran PAD dari retribusi kebersihan, parkir, dan pajak hiburan.
Johan Merdeka, Rahmadsyah, Awaluddin Pane, Pingki dan Izhar Daulay Aktifis yang tergabung dalam AMPIBI meminta Transparansi data karena kami menduga adanya kebocoran PAD di Sun Plaza dan Cambridge.
‘Sun Plaza dan Cambridge adalah Mall terbesar, sebagai warga Petisah saya pengen tahu, jangan sampai ada kebocoran PAD sehingga kita menyelamatkan PAD Kota Medan,” ungkapnya, Kamis (14/5/2026)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Kota Medan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat perbelanjaan dan apartemen di Kota Medan. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung potensi penerimaan dari retribusi dan pajak daerah, Selasa, 10 Maret 2026.
Ketua Pansus, El Barino Shah, S.H., M.H., memimpin rombongan yang didampingi Wakil Ketua Hj. Sri Rezeki, A.Md., serta sejumlah anggota Pansus. Mereka meninjau lokasi seperti Sun Plaza, Cambridge Apartment, Manhattan Apartment & Mall, dan Focal Point Apartment & Mall.
Dalam kunjungan ini, Pansus berinteraksi dengan pengelola dan pelaku usaha untuk menilai realisasi penerimaan PAD dari retribusi kebersihan, parkir, dan pajak hiburan. Tujuannya, memastikan data yang tercatat oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akurat dan transparan.
Sumber dari DPRD menyebutkan, kegiatan ini sekaligus menjadi evaluasi dan koordinasi antara Pansus dan OPD untuk mendorong optimalisasi penerimaan PAD dari sektor perdagangan dan jasa di Kota Medan















