PEMERINTAH HARUS MEMPERHATIKAN NASIB PTS

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasib PTS Kian Terjepit, Rektor UNIJI Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus.

 

Jakarta – Perguruan Tinggi Swasta yang notabene ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, 3 tahun terakhir ini mengalami penurunan mahasiswa yang sangat signifikan, bahkan banyak perguruan tinggi swasta yang sudah tutup.Hal ini tak luput dari akibat kebijakan pemerintah yang memberikan keluasaan bagi PTN membuka penerimaan mahasiswa baru dengan berbagai jalur alternatif dan kemudahan yang diberikan kepada masyarakat, sehingga menyebabkan PTS tidak mampu bersaing.

 

Menurut Prof.Dr.H.Paiman Raharjo,M.Si Rektor Universitas Jakarta Internasional, membenarkan bahwa kondisi serta tantangan penerimahasiswa baru di tiga tahun terakhir ini, trend penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Jakarta mengalami penurunan yang sangat signifikan. Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah masih beririsan dan panjangnya jadwal penerimaan mahasiswa baru PTN, terutama pada jalur mandiri. “Ini yang sering menjadi keluhan teman-teman PTS di Jakarta bahkan di Indonesia. Calon mahasiswa sudah mengikuti seleksi di PTS, tetapi masih mencoba di berbagai PTN melalui jalur mandiri, maka kemungkinan untuk meninggalkan PTS yang sudah diterima akan semakin besar.” ujar Paiman kepada awak media di Jakarta.

 

Kondisi tersebut menyebabkan tingkat okupansi mahasiswa di PTS belum sebanding dengan daya tampung yang tersedia.

 

Untuk menghadapi tantangan tersebut, berbagai langkah UNIJI sebagai salah satu PTS di Jakarta telah melakukan beragam inovasi, mulai dari pemberian beasiswa, bantuan finansial, skema cicilan UKT, hingga layanan konseling, dan pengembangan karier serta magang.

 

Di tengah berbagai inovasi yang dilakukan, Rektor Universitas Jakarta Internasional ini menegaskan bahwa keberlanjutan PTS juga memerlukan dukungan dari sisi kebijakan pemerintah seperti adanya pengaturan kuota penerimaan mahasiswa baru PTN yang transparan dan akuntabel, penguatan kapasitas LLDikti sebagai jembatan kolaborasi antara PTN dan PTS, serta kebijakan yang dapat membantu mengurangi beban operasional PTS menjadi beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, mengingat PTS tidak dibiayai oleh Pemerintah seperti halnya PTN.

BACA SELENGKAPNYA:  Presiden Prabowo terima Menhan Qatar yang bawa pesan Emir, Di Istana Merdeka

 

Rektor Universitas Jakarta Internasional ini juga menyoroti pentingnya perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Berdasarkan data BPS tahun 2025, lebih dari 52 persen pekerja di DKI Jakarta merupakan lulusan SMA/SMK, yang menunjukkan masih banyak masyarakat yang memilih bekerja atau menunda kuliah karena faktor ekonomi.

 

Oleh karena itu menurut Paiman, perlu adanya peningkatan perluasan bantuan biaya pendidikan, termasuk dukungan terhadap program KIP Kuliah dan perluasan cakupan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) agar dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa PTS di Jakarta khususnya.

 

Mengakhiri percakapannya, Paiman menyampaikan bahwa PTS memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem pendidikan tinggi Indonesia dan keberadaan PTS itu sangat mendukung pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, maka pemerintah harus mempunyai perhatian khusus untuk PTS agar tetap bisa bertahan dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara,pungkasnya.(Red).

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Presiden Prabowo terima Menhan Qatar yang bawa pesan Emir, Di Istana Merdeka
Prabowo Tegaskan ASN: Anak Muda Diminta Berani Jadi Pengusaha dan Kuasai Dunia Usaha
WNA Jepang Gegerkan Publik Diduga Kasus Eksploitasi Seksual Anak, KemenPPPA Desak Interpol Ungkap Kasus Ini!
Mengalami Erupsi Gunung Dukono Hembuskan Abu Vulkanik Setinggi 1,4 Kilometer
Kritik Pedas Advokat David Gabriel Pella S.H, M.H, Kuasa Hukum Nelayan Batam: Jangan Jadikan Lelang Barang Rampasan Sebagai Arisan Kelompok
M.Syawali,S.E.,M.M. Ketua Umum DPP ASPRUMNAS Mengucapkan Terimakasih Bapak Mentri Maruarar Sirait Atas Inisiasi yang Menghasilkan Kebijakan Bersejarah
Dody Muhamad Zuhdi Wakil Ketua Umum DPP PASTI (Pengacara dan Aktivis Sejati) Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Rektor UNIJI dan Eks Wamendes era Jokowi, Paiman Raharjo : Hidup Harus Berarti dan Bermanfaat Untuk Orang Banyak

Baca Juga

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:16 WIB

PEMERINTAH HARUS MEMPERHATIKAN NASIB PTS

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:19 WIB

Presiden Prabowo terima Menhan Qatar yang bawa pesan Emir, Di Istana Merdeka

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:31 WIB

Prabowo Tegaskan ASN: Anak Muda Diminta Berani Jadi Pengusaha dan Kuasai Dunia Usaha

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:00 WIB

WNA Jepang Gegerkan Publik Diduga Kasus Eksploitasi Seksual Anak, KemenPPPA Desak Interpol Ungkap Kasus Ini!

Senin, 20 April 2026 - 11:00 WIB

Mengalami Erupsi Gunung Dukono Hembuskan Abu Vulkanik Setinggi 1,4 Kilometer

Tajuk Populer

Nasional

PEMERINTAH HARUS MEMPERHATIKAN NASIB PTS

Selasa, 9 Jun 2026 - 07:16 WIB