Di Duga PAD Bocor Dan Di Korupsi, Paul Mei Anton Simanjuntak Komisi IV DPRD Medan Soroti Retribusi Parkir di KIM

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paul Mei Anton Simanjuntak Ketua Komisi 4 DPRD Medan (Dok-Foto)

Paul Mei Anton Simanjuntak Ketua Komisi 4 DPRD Medan (Dok-Foto)

Majalahceo id l Medan – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kota Medan terkait polemik retribusi parkir di Kawasan Industri Medan (KIM) berlangsung panas, Senin (20/7/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak mempertanyakan keras alasan PT KIM tidak melakukan kutipan retribusi masuk untuk Kawasan KIM yang berada di wilayah administrasi Kota Medan, sementara KIM 2 yang masuk wilayah Deli Serdang berjalan dan dikutip.

“Kenapa Medan gak, padahal ada saham Pemko Medan di PT KIM itu sebesar 10 persen. Makanya direksi itu harus hadir, biar bisa dapat jawaban yang jelas. Orang ini suka-suka, kenapa Deli Serdang bayar, Medan gak,” tegas Paul dalam RDP.

Paul menilai alasan PT KIM yang menyebut sistem digital belum siap di KIM 1 tidak masuk akal.

Pihak PT KIM dalam RDP berdalih: “Kami selaku pengelola HPL di KIM 1-5. Kenapa KIM 2 berjalan karena mereka sudah siap sistem digitalnya. KIM 2 di Deli Serdang itu lahannya tertutup sedangkan KIM 1 lahannya terbuka dan banyak akses keluar masuk.”

Paul langsung membantah alasan tersebut.

“Alasan ini gak masuk akal. Ini ada indikasi mereka korupsi. Berapa tahun kalian hilangkan PAD untuk Kota Medan. Kenapa kalian gak mengutip pas masuk untuk KIM yang masuk ke wilayah Medan,” kecam Paul.

Ia meminta pada RDP lanjutan, Komisi IV DPRD Medan memanggil jajaran direksi PT KIM yang kompeten dan bisa mengambil keputusan, bukan perwakilan yang tidak menguasai masalah.

Sementara itu, Anggota Komisi IV lainnya, Lailatul Badri menyoroti bahwa uang pas masuk ke KIM jelas ada pungutan. Hal itu harusnya menjadi potensi PAD Kota Medan yang tidak boleh hilang.

Komisi IV menegaskan akan menjadwalkan ulang RDP dengan memanggil Dishub Kota Medan dan Direksi PT KIM untuk mendapatkan kejelasan atas dugaan kebocoran PAD tersebut.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

KOLEGA Minta Usut K3, Selamatkan Pekerja Di Dalam Rumah Elite Yang Meledak Di Medan Polonia
Beban Kerja Kepling Semakin Tinggi, Surat Edaran Nobar Piala Dunia Sekda Medan: Ketika Birokrasi Kehilangan Sense of Priority
Pernyataan Sikap Dewan Peduli Negeri (DPN) Dan Organisasi Rakyat (ORI) Sumatera Utara
Forum Pedagang Minta Wali Kota Evaluasi Kinerja Dirut PUD Pasar Medan
Pemilik Bangunan Jalan Jati II Tak Hargai Surat Himbauan Camat Medan Kota, DPRD Di Minta Gelar RDP Dan Satpol PP Di Minta Segel Dan Bongkar
Selamat Atas Terpilihnya Kembali Sebagai Ketua RW 03 Sungai Pelenggut Untuk Periode 2026-2031
Banjir Tukka, Kadis Sosial: Dinas Sosial Tapteng Buka Posko Dapur Umum di HKBP Sipange
Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan Di Pengungsian Gereja HKBP Sipange, Salurkan Obat Dan Logistik

Baca Juga

Senin, 20 Juli 2026 - 21:16 WIB

KOLEGA Minta Usut K3, Selamatkan Pekerja Di Dalam Rumah Elite Yang Meledak Di Medan Polonia

Senin, 20 Juli 2026 - 20:58 WIB

Di Duga PAD Bocor Dan Di Korupsi, Paul Mei Anton Simanjuntak Komisi IV DPRD Medan Soroti Retribusi Parkir di KIM

Senin, 20 Juli 2026 - 18:11 WIB

Beban Kerja Kepling Semakin Tinggi, Surat Edaran Nobar Piala Dunia Sekda Medan: Ketika Birokrasi Kehilangan Sense of Priority

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Pernyataan Sikap Dewan Peduli Negeri (DPN) Dan Organisasi Rakyat (ORI) Sumatera Utara

Senin, 20 Juli 2026 - 15:52 WIB

Forum Pedagang Minta Wali Kota Evaluasi Kinerja Dirut PUD Pasar Medan

Tajuk Populer