Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama tvOne “Apa Kabar Indonesia Pagi” Terkait Kasus Diduga Menjadi Korban Kekerasan Terhadap Anak di Kota Tanjungbalai.

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama tvOne

Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama tvOne "Apa Kabar Indonesia Pagi" Terkait Kasus Diduga Menjadi Korban Kekerasan Terhadap Anak di Kota Tanjungbalai.(Dok-Foto)

Majalahceo.id | Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi OPD terkait mengikuti wawancara secara langsung bersama tvOne terkait kasus yang terjadi terhadap salah seorang anak “ARM” yang diduga menjadi korban kekerasan terhadap anak.

Wali Kota secara langsung mengikuti wawancara di ruang kerja Wali Kota dan dipandu oleh pembawa acara Kamaratih Kusuma dan Andi Kumala, Sabtu (25-7-2026).

Acara yang dibuka dengan penayangan video saat kunjungan Wali Kota Tanjungbalai bertemu dengan ARM (12) dirumahnya beberapa hari lalu kerumah korban, kunjungan tersebut guna melihat kondisi terakhir korban, berkomunikasi langsung dan menanyakan perihal kejadian yang telah dialaminya.

Usai penayangan video tersebut, Wali Kota Mahyaruddin Salim menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh Andi Kumala terkait langkah Pemko Tanjungbalai melalui UPT DPPA untuk melakukan pendampingan korban, Mahyaruddin menjawab bahwa pada 23 Juli 2026 lalu kami bersama seluruh jajaran Pemko Tanjungbalai turun langsung melihat kondisi korban.

Disini perlu kami sampaikan, terhitung 29 Mei yang lalu Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak telah melakukan pendampingan kepada korban usai menerima laporan dari unit PPA Polres Tanjungbalai dan juga bantuan hukum seperti advokat dan pelayanan konseling , kemudian ada tenaga ahli juga, ada psikolog yang melakukan monitoring evaluasi bagaimana kasus ini yang dialami korban, jelas Mahyaruddin.

Lanjut Wali Kota, meski korban tinggal di Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, namun lokasu kejadiannya di Kota Tanjungbalai, Kecamatan Teluk Nibung, oleh karena itu, kami berkewajiban memastikan kondisi korban, kami tentunya juga berkoordinasi dengan Polres Tanjungbalai karena memang penetapan ataupun bagaimana penyelidikan atau penyidikan kasus ini wewenang Polres Tanjungbalai.

Wali Kota juga menuturkan, senin (27-7-2926) mendatang juga akan melakukan pendampingan lagi dalam pemeriksaan lanjutan di Polres Tanjungbalai, saat ini kondisi korban sudah berangsur pulih, walaupun dari Dinas Kesehatan sudah melakukan pemeriksaan secara intensif dan mungkin ada evaluasi evaluasi kesehatan selanjutnya bagaimana kondisinya sehingga si korban jauh lebih baik.

Menjawab pertanyaan selanjutnya, apakah akan dilakukan evaluasi besar besaran dilingkup pendidikan?, Untuk hal ini, Wali Kota Mahyaruddin menjawab bahwa pasangan suami istri, dimana istrinya adalah PPPK Paruh Waktu, kasus memuncak pada 22-7-2026 sore. dan selanjutnya, Dinas Pendidikan sudah berkordinasi dengan BKPSDM selanjutnya ke Inspektorat dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan apakah memang keterlibatannya sejauh mana kemudian hal yang lain mungkin dalam pertimbangan penyidik, sebut Mahyaruddin.

Untuk PPPK Paruh Waktu tersebut BKPSDM telah menerbitkan surat pembebasan tugas sementara terhitung sejak (24-7-2926), Jika nanti telah ada ketetapan hukum dari Polres Tanjungbalai, karena memang kewenangannya ada disana, tentu kami (Pemko) sesuai PP No 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK, kata Wali Kota lagi.

Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri warga seperti kasus ini, Wali Kota mengungkapkan tentunya melalui OPD terkait Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3A-PM) untuk berperan aktif ditengah masyarakat memberi edukasi, “Kami juga akan melakukan MOU dengan MUI dan Kemenag karena di Kemenag kan ada penyuluh untuk berperan langsung ke masyarakat, tutup Wali Kota Mahyaruddin Salim sembari ucapan terimakasih telah hadir bersama dalam Apa Kabar Indonesia Pagi.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kurnia Kunjungi ARM, Anak Diduga Korban Kekerasan Terhadap Anak.
Harlah KNPI Jadi Momentum Kolaborasi, Ayep Zaky Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan Sukabumi
HUT KNPI ke-53 Jadi Momentum Penguatan Pemuda, Yandra Utama Santosa Dorong Wirausaha Muda dan Perang Melawan Narkoba
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Yayasan Methodist Benayah Tanjungbalai.
Pemko Tanjungbalai Serahkan 20 Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas dan 90 Seragam Sekolah.
Terima Audiensi UPT Samsat Tanjungbalai, Wali Kota Mahyaruddin Minta ASN Jadi Contoh Patuh Bayar Pajak Kendaraan.
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Trisakti Gelar Bakti Sosial dan Pengenalan Lapangan di Kecamatan Ciambar
Wali Kota Tanjungbalai Bersama Forkopimda Kompak Beri Kejutan Spesial di Hari Bhakti Adhyaksa ke-66.

Baca Juga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:10 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama tvOne “Apa Kabar Indonesia Pagi” Terkait Kasus Diduga Menjadi Korban Kekerasan Terhadap Anak di Kota Tanjungbalai.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:33 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kurnia Kunjungi ARM, Anak Diduga Korban Kekerasan Terhadap Anak.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:43 WIB

HUT KNPI ke-53 Jadi Momentum Penguatan Pemuda, Yandra Utama Santosa Dorong Wirausaha Muda dan Perang Melawan Narkoba

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:19 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Yayasan Methodist Benayah Tanjungbalai.

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pemko Tanjungbalai Serahkan 20 Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas dan 90 Seragam Sekolah.

Tajuk Populer