Ada Operasi Senyap OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Anggota APKASI Di Saat Kemeriahan HUT ke-26 Dari Pajak Rakyat

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ada Operasi Senyap OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Anggota APKASI Di Saat Kemeriahan HUT ke-26 Dari Pajak Rakyat (Dok-Foto)

Ada Operasi Senyap OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Anggota APKASI Di Saat Kemeriahan HUT ke-26 Dari Pajak Rakyat (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar untuk menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-26 yang akan digelar pada 1–3 Juli 2026. Perhelatan ini rencananya akan dihadiri sekitar 400 kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Namun, di tengah kondisi fiskal daerah yang dinilai sedang menghadapi tekanan ekonomi, tidak hanya besar besarnya anggaran tersebut menjadi sorotan tetap, S
Senyapnya OTT KPK di Acara APKASI, Kepala Daerah Ditangkap Sebelum Makan Durian

KPK dikabarkan melakukan OTT di acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Gedung Aula Institut Kesehatan Medistra (IKM) Lubuk Pakam, Deliserdang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

OTT ini sangat senyap, para peserta APKASI tak tahu saat ada rekan mereka sesama kepala daerah yang diciduk KPK.

Tim KPK menangkap kepala daerah tersebut sebelum acara makan durian.

Hingga acara berakhir kepala daerah ini tak muncul lagi.

Tak ada yang menyangka, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelinap dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Gedung Aula Institut Kesehatan Medistra (IKM) Lubuk Pakam, Deliserdang.

APKASI didirikan pada 22 Juni 2000. Kelahirannya dipicu semangat Otonomi Daerah di Indonesia.

Organisasi ini dibentuk untuk jadi jembatan antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat dalam menyuarakan kepentingan daerah, mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

Meski OTT dilakukan dalam sebuah acara, karena senyapnya pergerakan tim KPK, tak ada yang menyadari ada satu kepala daerah yang diamankan.

Sejumlah kepala daerah yang hadir tak menyadari bahwa satu rekan sejabatannya diciduk KPK dan dibawa ke Polrestabes Medan, Kamis (2/7/2026).

Kronologi OTT KPK di Sumut:

BACA SELENGKAPNYA:  Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur

OTT dikenal juga dengan sebutan operasi senyap, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan strategi penindakan korupsi secara rahasia, tertutup dan tiba-tiba.

Ciri khas dari operasi senyap ini adalah minim publikasi di awal proses namun langsung memberikan kejutan dengan hasil yang signifikan.

Diciduk Sebelum Makan Durian

Sebuah kabar menyebutkan bahwa KPK melakukan OTT di Sumut.

OTT ini membuat heboh lantaran dilakukan di acara APKASI.

Namun sejumlah kepala daerah yang hadir tak menyadari bahwa satu rekan sejabatannya diciduk KPK dan dibawa ke Polrestabes Medan, Kamis (2/7/2026).

Penangkapan itu baru diketahui setelah makan durian bersama.

Kepala daerah yang ditangkap itu tiba-tiba tidak kelihatan dan menimbulkan pertanyaan.

Saat operasi senyap itu bergulir, rangkaian acara formal di dalam Lubuk Pakam bahkan masih terus berjalan.

Bupati Langkat yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah Syah Afandin (akrab disapa Ondim).

Ia ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, serta penerimaan gratifikasi. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan puluhan kilogram logam platinum.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan
Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal
Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II
Disnaker Sumut Di Minta Periksa APJATEL, Galiannya Abai K3 dan Ancam Keselamatan, Buat Warga Medan Resah
Ambisi Proyek BRT Kota Medan Abai K3, Anak – Anak Bermain di Genangan Air Di Lokasi Proyek, Disnaker Sumut Di Minta Periksa
Merasa Kebal Hukum, Surat Imbauan Lurah Sunggal diabaikan Pemilik Bangunan Tanpa PBG di Jalan Puskesmas 1 Gang Jambu
AMTOL MBG Dan PA 212 Akan Gelar Aksi Demo Minta Copot Ketua MUI Sumut dan Kakankemenag Sumut Yang Melakukan Pembiaran Terhadap SPPG Yang Tidak Miliki Label Halal
Beroperasi Selama 7 Bulan Tanpa Label Halal, Satpol PP Di Minta Segel SPPG 2 Sunggal Karena Langgar Perda Kota Medan Tentang Makanan Higienis Dan Halal

Baca Juga

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Disnaker Sumut Di Minta Periksa APJATEL, Galiannya Abai K3 dan Ancam Keselamatan, Buat Warga Medan Resah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Ambisi Proyek BRT Kota Medan Abai K3, Anak – Anak Bermain di Genangan Air Di Lokasi Proyek, Disnaker Sumut Di Minta Periksa

Tajuk Populer