Fenomena “Lomba PKK Harus Wah” Terjadi di Pemko Medan, Lurah Kepling Di Buat Pusing Cari Dananya, Serta Diduga Dipaksa Menjamu Juri Biar Menang

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Illustrasi jamuan makan di restoran (Dok-Foto)

Illustrasi jamuan makan di restoran (Dok-Foto)

Kader PKK tingkat kelurahan dan Lingkungan dipaksa kerja lembur untuk merapikan administrasi atau menata lingkungan secara berlebihan dan menunjukan UMKM

Koloborasi Lembaga Investigasi Aktifis dan Media Sumatera Utara (Kolega Sumut) mengatakan Penilaian lomba seharusnya lebih melihat pada kesinambungan program nyata ketimbang kemegahan fisik yang notabenenya tidak sesuai di Lapangan atau dekorasi yang wah”an

“Inovasi warga tidak harus mahal atau “wah”, asalkan konsisten dan langsung membantu kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak Media Fenomena “Lomba PKK Harus Wah” Terjadi di Pemko Medan, Lurah Kepling di buat pusing cari Dananya ini terjadi di Kegiatan PKK di Setiap Kecamatan”. Mantan Ketua PKK Eks Medan Timur yang suaminya masih aktif menjadi camat di Kota Medan, Di Duga, Kerap kali Menekan Lurah” Untuk menyiapkan
Perlombaan Seperti Pesta Rakyat tanpa di pikir Dananya dari mana dn menjamu juri”Makan siang di Restoran Setelah Kegiatan PKk Usai di Nilai.
Di sinilah permintaan ini muncul,dengan Tim juri PKK Kota biasanya Di Duga….Tawar menawar.
Mau minta juara berapa….kepada Ibu PKK kecamatan.

BACA SELENGKAPNYA:  Permesta 57 Dan For Akbar Sumut Sebut Di Saat Pejabat Sibuk Habiskan Anggaran Perjalanan Dinas, Ada Bayi Gizi Buruk Di Kota Medan
Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Di Duga Mafia Bermain, Emak emak Menjerit Harga Ayam Tembus Rp 60 Ribu, DPN Gelar Aksi Demo
Di Laporkan Ke Kejatisu, AWAS Minta Copot Kepsek SD Negeri Nomor 100908 Muara Ampolu 2, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapsel
Sebut Data Desil Ngawur, Said Iqbal Protes Pekerja Gaji UMP Masuk Desil 6-10, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Penentuan Desil Rugikan Pekerja
PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan
Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal
Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II
Disnaker Sumut Di Minta Periksa APJATEL, Galiannya Abai K3 dan Ancam Keselamatan, Buat Warga Medan Resah
Ambisi Proyek BRT Kota Medan Abai K3, Anak – Anak Bermain di Genangan Air Di Lokasi Proyek, Disnaker Sumut Di Minta Periksa

Baca Juga

Selasa, 1 September 2026 - 23:45 WIB

Di Duga Mafia Bermain, Emak emak Menjerit Harga Ayam Tembus Rp 60 Ribu, DPN Gelar Aksi Demo

Selasa, 1 September 2026 - 10:11 WIB

Di Laporkan Ke Kejatisu, AWAS Minta Copot Kepsek SD Negeri Nomor 100908 Muara Ampolu 2, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Sebut Data Desil Ngawur, Said Iqbal Protes Pekerja Gaji UMP Masuk Desil 6-10, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Penentuan Desil Rugikan Pekerja

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal

Tajuk Populer