Ancam Keselamatan Warga Medan, Proyek Galian APJATEL Abai K3, Wasnaker Di Minta Sidak

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – Amatan awak media Proyek APJATEL di Medan yang fokus pada migrasi kabel udara menjadi kabel bawah tanah sebagai bagian dari program nasional yang sejalan dengan program “Merata” Pemko Medan.

Namun sayangnya Proyek Apjatel Ini Abai K3 dan berdampak kepada lingkungan

“Proyek APJATEL Tidak ada rambu rambu K3 dan Pejabat K3 atau P2K3 yang mengwasi dilapangan sehingga mengancam keselamatan warga Kota Medan,” unflappable Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sunatera Utara (Prabu Peduli K3 Sumut), Muggu (23/11/2025)

Lanjut Rahmat meminta Wasnaker Disnaker Sumut untuk sidak ke APJATEL untuk memberikan pembinaan dan arahan terkait K3 pada proyeknya.

“Jangan sampai demi kepentingan bisnis mereka, rakyat jadi korban karena APJATEL Abai K3,” katanya

Sebelumnya Program ini bertujuan merapikan jaringan telekomunikasi dan utilitas lainnya, mengurangi kesan “hutan kabel”, dan mempercantik kota, yang dimulai secara simbolis di Jalan Dr. Mansur.

Program ini didukung oleh sekitar 25 perusahaan penyedia jaringan yang tergabung dalam APJATEL, tanpa menggunakan dana APBD.

Tujuan: Memindahkan kabel udara ke bawah tanah untuk merapikan tampilan kota, membebaskan trotoar, dan mengurangi potensi gangguan akibat kabel rusak atau cuaca buruk.
Pelaksana: Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) bersama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui program “Merata” (Medan Tanpa Kabel).

Pendanaan: Didanai oleh perusahaan-perusahaan anggota APJATEL tanpa menggunakan dana APBD.

Lokasi Awal: Kegiatan simbolis pemotongan kabel dilakukan di Jalan Dr. Mansur sebagai salah satu titik prioritas.

Target: Program ini ditargetkan untuk terus berlanjut ke ruas-ruas jalan lainnya secara bertahap, dengan harapan seluruh jaringan kabel udara sudah tertanam di bawah tanah pada tahun 2026.

BACA SELENGKAPNYA:  Dekatkan Layanan Kepada Masyarakat, Pemkab Tapteng Launching Pelayanan Adminduk melalui inovasi pelayanan "Tapteng Ceria-Sahata Saoloan" di Kecamatan Sorkam dan Manduamas

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera
Stadion Teladan Gagal Jadi Venue Utama AFF U-19 Hingga Di Ingatkan Dewan K3 Sumut Terkait Keamanan Penonton
Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU
Tahun Pertama Kepemimpinan Masinton – Mahmud, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Opini WTP dari BPK RI
Di Saat Rakyat lagi Susah, Pejabat Malah Mempertontonkan Total Tarif Kamar Hotel Rp 5,8 Miliar Selama Kunker di Paris
Sumut Blackout, Aktifis Sumut Geruduk PLN Sumut, Kompensasi Harga Mati
BNI dan Asa yang Tak Boleh Patah di Pematangsiantar
Medan Johor Banjir, Lancar Proyeknya, Banjir Kotanya, Bertambah Harta Pejabatnya
Berita ini 11 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:08 WIB

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:58 WIB

Stadion Teladan Gagal Jadi Venue Utama AFF U-19 Hingga Di Ingatkan Dewan K3 Sumut Terkait Keamanan Penonton

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:05 WIB

Tahun Pertama Kepemimpinan Masinton – Mahmud, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Opini WTP dari BPK RI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:20 WIB

Di Saat Rakyat lagi Susah, Pejabat Malah Mempertontonkan Total Tarif Kamar Hotel Rp 5,8 Miliar Selama Kunker di Paris

Tajuk Populer