Satpam Represif Terhadap Pendemo Perempuan Hingga Pingsan, Satgas PPA Di Minta Periksa BRI

- Reporter

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tindakan represif satpam BRI kepada pendemo perempuan (Dok-Foto)

Tindakan represif satpam BRI kepada pendemo perempuan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Tindakan dugaan kekerasan dan represif Satpam BRI Cabang Jalan Iskandar Muda atau pihak keamanan yang mencekik pendemo perempuan dan ada juga pendemo perempuan hingga pingsan saat menyampaikan aspirasi merupakan pelanggaran serius terhadap hak konstitusional warga negara.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) mengatakan bahwa Tindakan represif Satpam BRI pada pendemo perempuan adalah Pelanggaran Konstitusi dan HAM.

Dirinya meminta Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) mendesak melakukan investigasi menyeluruh atas tindakan represifitas oleh satpam kepada pendemo perempuan di BRI Cabang Jalan Iskandar Muda Kota Medan.

“Penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional dan negara wajib melindungi warga negara, terutama perempuan,” katanya, Minggu (10/5/2026)

Tindakan tersebut juga merusak Konstitusi (UUD 1945), khususnya Pasal 28E ayat (3) yang menjamin hak kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

Hak Aman dan Tanpa Kekerasan: Mencekik hingga pingsan melanggar hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan, serta melanggar UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Perempuan pembela HAM sering menghadapi risiko tambahan berupa kekerasan berbasis gender saat aksi demonstrasi.

Konteks Hukum Penyampaian Aspirasi Demonstrasi diatur dalam UU No. 9 Tahun 1998, yang menjamin warga negara untuk mengeluarkan pikiran secara lisan maupun tulisan.

Satpam BRI seharusnya bertindak humanis dan sesuai prosedur (SOP), bukan represif.

Mencekik terhadap pendemo perempuan dan bahkan ada pendemo yang pingsan, menciptakan iklim ketakutan dan membungkam kritik terhadap Manajemen Bank BRI.

BACA SELENGKAPNYA:  Percepat Pembangunan Sheetpile, Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sungai Sibuluan

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Audit BPK RI, Ratusan Juta PAD Bocor Dari Retribusi Sampah, Periksa Camat Medan Petisah
Hardiknas 2026, Choking: Gercep Walikota Soal Siswa Panca Budi Cuma Omon-omon
Masih Banyaknya Iklan Judol Di Medsos, LSM Penjara Indonesia Kota Medan Mempertanyakan Kinerja Komdigi Dan Siber Polri
Satpam Represif, Elfanda Ananda: Bank BRI Harus Evaluasi Terbuka Terhadap Petugas Keamanan, Bukan Pojokan Aksi Demonstran
Di Balik Seremonial May Day 2026, LSM Penjara Indonesia Kota Medan Mengungkap Realitas Pahit Upah Murah
Pekerja PT HUGO Minta Solusi Dari Gubsu, Kesulitan Berobat, Harus Berhutang Karena BPJS Non Aktif Tak Di Bayarkan Perusahaan
Wong Chun Shen Di Laporkan Ke BK DPRD Medan, Warga Terdampak Tembok City View Juga Akan Surati Ketum Megawati Soekarnoputri
DPN Geruduk Irish Restaurant & Bar O Flahertys di Medan Polonia, Minta Hak Pekerja Yang Sudah Meninggal Dunia Di Bayarkan
Berita ini 26 kali dibaca

Baca Juga

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:42 WIB

Audit BPK RI, Ratusan Juta PAD Bocor Dari Retribusi Sampah, Periksa Camat Medan Petisah

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:17 WIB

Satpam Represif Terhadap Pendemo Perempuan Hingga Pingsan, Satgas PPA Di Minta Periksa BRI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Hardiknas 2026, Choking: Gercep Walikota Soal Siswa Panca Budi Cuma Omon-omon

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:42 WIB

Satpam Represif, Elfanda Ananda: Bank BRI Harus Evaluasi Terbuka Terhadap Petugas Keamanan, Bukan Pojokan Aksi Demonstran

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:55 WIB

Di Balik Seremonial May Day 2026, LSM Penjara Indonesia Kota Medan Mengungkap Realitas Pahit Upah Murah

Tajuk Populer

Penggunaan aplikasi komunikasi yang tinggi membuat sistem ponsel bekerja lebih aktif. (Dok-Foto Ilustrasi)

Teknologi

Buat Aplikasi Pesan Tak Bikin Baterai Ponsel Cepat Habis

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:08 WIB