Majalahceo.id l Medan – Sekelompok massa yang mengatasnamakan diri dari elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut), Rabu (22/4/2026).
Dalam aksinya, massa menuntut ketegasan pihak kepolisian dalam memberantas praktik kriminalitas di wilayah hukum Polres Belawan.
Berdasarkan informasi yang di himpun awak media, massa membentangkan sejumlah spanduk tuntutan berwarna putih dengan tulisan merah mencolok. Beberapa poin utama yang disampaikan dalam spanduk tersebut antara lain:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Desakan penangkapan sosok berinisial “GS” yang diduga terkait dengan aktivitas di Jermal 15.
Tuntutan pencopotan Kapolres Belawan yang dinilai gagal dalam upaya pemberantasan tindak kriminal di wilayahnya.
Seruan melawan peredaran narkoba yang dalam spanduk disebut sebagai “Genosida Pembunuhan Massal Generasi Muda”.
Koordinator aksi Sutoyo tampak menggunakan pengeras suara (megaphone) saat menyampaikan aspirasi di depan gerbang yang dijaga ketat oleh personel kepolisian. Massa sempat diterima oleh perwakilan petugas dari Bidang Propam dan jajaran Polda Sumut untuk berdialog menyampaikan poin-poin keberatan mereka secara langsung.
“Kami meminta Kapolda Sumut segera mengambil tindakan tegas atas maraknya kriminalitas yang meresahkan. Jika Kapolres setempat tidak mampu, lebih baik dicopot,” ujar salah satu orator di tengah aksi.
Temukan lebih banyak
Kesehatan
Berita Kapolda Sumut
Pelatihan keamanan siber
Aksi unjuk rasa ini berjalan relatif tertib dengan pengawalan dari personel Sabhara dan Provos Polda Sumut yang bersiaga di balik pagar pembatas. Meskipun sempat menimbulkan sedikit kericuhan di depan Mapolda Sumut, massa membubarkan diri setelah menyampaikan pernyataan sikapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polda Sumut maupun Polres Belawan terkait tuntutan spesifik yang diajukan oleh massa aksi tersebut.















