Hari Kebebasan Pers Sedunia Tercederai Di Gedung DPRD Medan, Jurnalis Ini Di Halangi Saat Melakukan Peliputan Di Komisi 3

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Kota Medan (Dok-Foto)

Gedung DPRD Kota Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Hari Kebebasan Pers Sedunia diperingati setiap 3 Mei untuk merayakan prinsip dasar kebebasan pers, mengevaluasi kebebasan media, mempertahankan media dari serangan terhadap kemerdekaannya, dan memberikan penghormatan kepada jurnalis yang kehilangan nyawa dalam bertugas.

Hari ini diproklamasikan oleh Majelis Umum PBB pada Desember 1993, menyusul rekomendasi dari konferensi umum UNESCO, dan menjadi momentum global untuk menegaskan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan hak publik atas informasi.

Menghalangi peliputan jurnalis, terutama pada momen Hari Kebebasan Pers Sedunia (3 Mei), merupakan bentuk intimidasi dan pelanggaran serius terhadap hak konstitusional serta undang-undang yang berlaku

Bahkan saat memperingati Hari Pers Sedunia, tindakan pelarangan liputan masih terjadi, salah satunya di Gedung DPRD Medan yang di alaminya oleh Rahmadsyah salah satu jurnalis di Kota Medan.

Rahmadsyah mengatakan dirinya di chat Bang Bhoy Ketua LSM Penjara Indonesia Kota Medan untuk melakukan peliputan di ruang Komisi 3 DPRD Medan, namun sesampainya di gedung DPRD Kota Medan, dirinya di halangi Satpam untuk melakukan peliputan.

“Pagi – pagi saya di chat bang Bhoy untuk meliput kegiatan RDP di Komisi 3 namun dilarang satpam saya,” ungkapnya, Senin (4/5/2016)

Rahmad mengatakan bahwa pelarangan dirinya merupakan ancaman Terhadap Demokrasi karena tindakan menghalangi jurnalis bukan sekadar pelanggaran individu, melainkan ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan ruang demokrasi secara keseluruhan.

Tindakan ini bertentangan dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kebebasan pers sebagai hak asasi warga negara dan melarang penyensoran serta pembredelan.

“Pentingnya solidaritas untuk melawan segala bentuk tekanan terhadap kerja jurnalistik, terlepas dari indeks kebebasan pers yang tinggi, Pers yang bebas dan independen adalah napas demokrasi yang harus dijaga,” pungkasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Refleksi Tahun 2025, Lancar Proyeknya Banjir Kotanya, Pemko Medan Normalisasi Drainase Sepanjang 97,89 Kilometer

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling
Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat
Panglong Pabrik Tenun Lakukan Pelanggaran Perda, FOR AKBAR Sumut Minta Pemko Medan Lakukan Tindakan Tegas, Sebut Tak Ada Yang Kebal Hukum
Terkait P3K Di Alihkan Jadi Outsourcing, AMPIBI Datangi DPRD Medan Dan Pemko Medan, SIap Gelar Pelatihan Kerenagakerjaan
AMPIBI Keluhkan Lift Balai Kota Yang Rusak Di Saat Polrestabes Medan Dapat Bantuan Anggaran Rp 10 Miliar Dari Pemko Medan

Baca Juga

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:21 WIB

Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:14 WIB

Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat

Tajuk Populer