AT Anggota DPRD Medan Aniaya Warga, DPP AMPUH Akan Gelar Aksi Demo Di Polrestabes Minta Proses LP Korban

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AT Anggota DPRD Medan Aniaya Warga, DPP AMPUH Akan Gelar Aksi Demo Di Polrestabes Minta Proses LP Korban (Dok-Foto)

AT Anggota DPRD Medan Aniaya Warga, DPP AMPUH Akan Gelar Aksi Demo Di Polrestabes Minta Proses LP Korban (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Terkait Laporan tertuang dalam nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.atas nama Robin Marajohan Silalahi (50) di duga korban penganiayaan, DPP Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) akan menggelar Aksi Demo di Polrestabes Medan

Sesuai dengan Surat Aksi yang di terima awak media, AMPUH akan menggelar Aksi Demo di Polrestabes pada Senin (15/6/2026)

Adapun Tuntutan DPP AMPUH :

1. Meminta kepada Kapolrestabes Medan untuk memproses Laporan Robin Marajohan Silalahi (50) tertuang dalam nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
2. Meminta kepada Kapolrestabes memproses saudara AT yang di duga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Demikian di sampaikan dalam surat pemberitahuan Aksi tersebut dengan di tanda tangani M.Suzali SH Ketua Umum, Ari Syahputra Kordinator Aksi.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Medan, Lailatul Badri angkat suara perihal oknum Anggota DPRD Kota Medan berinisial AT yang dilaporkan ke Polrestabes Medan atas dugaan kasus kekerasan.

Dikatakan Laila, dirinya baru saja mengetahui peristiwa dilaporkannya AT ke Polrestabes Medan.

“Saya baru dapat info (AT dilaporkan ke polisi) itu kemarin sore,” ucap Lailatul Badri kepada Sumut Pos, Selasa (9/6/2026).

Dikatakan Lailatul Badri, pihaknya akan segera memanggil AT untuk dimintai klarifikasi.

“Yang pasti kita di BKD (Badan Kehormatan Dewan) akan segera memanggil yang bersangkutan (AT) untuk kita mintai penjelasan sembari menunggu proses di APH,” ujarnya.

Seperti diketahui, Anggota DPRD Kota Medan berinisial AT dilaporkan ke polisi terkait dugaan penganiayaan terhadap warga. Belakanhan diketahui, wakil rakyat tersebut merupakan kader Partai NasDem.

Kejadian penganiayaan ini dialami oleh Robin Marajohan Silalahi (50) pada Jumat (5/6/2026) pagi. Penganiayaan ini terjadi pada saat korban akan mengantarkan anaknya ke sekolah di Jalan Karya Rakyat, Kecamatan Medan Barat, melintas di perempatan Jalan Tapanuli

BACA SELENGKAPNYA:  Sidang Kasus Paoman: Bukti CCTV dan INAFIS Sinkron, Kebohongan Mulai Runtuh!

Saat itu, korban yang mengendarai mobil hendak menambah kecepatan kendaraanya pada jalan tersebut, karena kondisi jalanan yang menanjak. Saat menambah kecepatan kendaraan, tanpa disadari korban, terduga pelaku yang sedang berjalan kaki bersama keluarganya merasa tersinggung.

Padahal, korban tidak memiliki niat untuk melakukan tindakan yang diduga dianggap mengejek terduga pelaku. Tidak terima dengan kejadian itu, Anggota DPRD Kota Medan berinisial AT diduga emosi dan mengejar mobil korban sambil berteriak untuk menghentikan kendaraan.

Karena mendengar teriakan, Robin panik dan heran kenapa dirinya diteriaki. Saat berhenti, Robin membuka kaca mobil dan bertanya kepada terduga pelaku. Kemudian, terduga pelaku tidak terima tanpa alasan yang jelas hingga situasi kian memanas.

Di saat itu, terduga pelaku diduga memakai korban dengan makian dan cacian. Keluarga terduga pelaku juga ikut serta mencaci korban dari luar mobil. Wajah korban juga turut menjadi masukan dari terduga pelaku.

“Mereka memaki-maki dengan kata-kata kasar, lalu memukul saya bertubi-tubi ke bagian wajah dan kepala. Saya juga ditarik-tarik pada bagian kerah baju dan leher,” ujar Robin yang masih tampak trauma saat menceritakan kejadian tersebut.

Karena kejadian tidak menyenangkan itu, korban melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Medan. Sebab, korban mengalami luka memar pada bagian wajah serta tangan.

Laporan tersebut juga tertuang dalam nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Robin berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporannya dan memproses terduga pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Saya hanya ingin keadilan ditegakkan. Siapapun pelakunya harus bertanggung jawab,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ambisi Proyek BRT, Korbankan 2700 Pohon Di Kota Medan, Hilangkan Fungsi Ekologis, Di Duga Pidana Lingkungan Langgar UU RTH
Pabrik Vape Narkoba Dikendalikan Oleh WNA, Di Duga Lemahnya Pengawasan Imigrasi Sumut Dan Jaringan Laba Laba Korupsi Di Imipas?
Di Duga BBM Di Timbun, Antrian di SPBU Makin Parah, PW Pemuda Muslimin Indonesia Sumut Minta Satgas Bongkar Mafia BBM
Polda Riau “Baik Hati,” Judi Dan Dugaan Perdagangan Anak Di Bawah Umur Asal Medan Belum Terungkap
Setelah Tiga Tahun Bergulir, Kasus Dugaan Penganiayaan Dokter GN Akhirnya P-21, Tersangka AAM Siap Hadapi Penuntutan
60 Hari LHP Ombudsman RI Sumut, AMPIBI Surati Imigrasi Sumut Terkait Mal Administrasi Penahanan Tariq Nabi Mangaratua Batubara
Jaringan Sindikat Maling Meresahkan, Warga Paya Geli Ucapkan Terima Kasih Kepada Polsek Sunggal Minta Tangkap Hingga Ke Penadah
Tiga Kali Sidang Perkara Sengketa Lahan Belum Ada Titik Terang

Baca Juga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:18 WIB

Ambisi Proyek BRT, Korbankan 2700 Pohon Di Kota Medan, Hilangkan Fungsi Ekologis, Di Duga Pidana Lingkungan Langgar UU RTH

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:50 WIB

Pabrik Vape Narkoba Dikendalikan Oleh WNA, Di Duga Lemahnya Pengawasan Imigrasi Sumut Dan Jaringan Laba Laba Korupsi Di Imipas?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:26 WIB

Di Duga BBM Di Timbun, Antrian di SPBU Makin Parah, PW Pemuda Muslimin Indonesia Sumut Minta Satgas Bongkar Mafia BBM

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:10 WIB

AT Anggota DPRD Medan Aniaya Warga, DPP AMPUH Akan Gelar Aksi Demo Di Polrestabes Minta Proses LP Korban

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:10 WIB

Polda Riau “Baik Hati,” Judi Dan Dugaan Perdagangan Anak Di Bawah Umur Asal Medan Belum Terungkap

Tajuk Populer