Bupati Tapanuli Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 01:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH pada hari Kamis, 12 Maret 2026 bertempat di Lapangan Apel Mapolres Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba tahun 2026 M.

“Apel gelar pasukan ini dalam rangka Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 H.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu didampingi oleh Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K.

Bupati Masinton Pasaribu pada kesempatan itu membacakan sambutan tertulis Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan wujud nyata komitmen lintas sektor dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.

“Operasi Ketupat Toba ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus kita adalah menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), mengingat potensi pergerakan masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang,” ujar Masinton saat membacakan amanat.

Selain aspek lalu lintas, amanat tersebut juga menyoroti pentingnya stabilitas harga pangan, pengawasan distribusi BBM, serta kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

Untuk wilayah hukum Tapteng, pengamanan akan melibatkan 140 personel Polri yang diperkuat oleh barisan personel gabungan dari TNI (AD, AL, AU), Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta tenaga kesehatan.

Guna memaksimalkan pelayanan bagi pemudik, Polres Tapteng bersama instansi terkait menyiagakan pos-pos strategis di titik rawan dan pusat keramaian, yakni :

– Pos Pengamanan (Pos Pam) : Berada di Kecamatan Pandan dan Kecamatan Sarudik.

BACA SELENGKAPNYA:  Proyek Drainase CV. Bukit Seribu Bintang Abai K3, Pemko Medan Di Minta Tunda Atau Tidak Membayarkan Proyek

– Pos Pelayanan (Pos Yan): Berada di Kecamatan Sibabangun dan Kecamatan Tapian Nauli (Rampah – Poriaha)

– Pos Terpadu: Disiagakan khusus di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori, untuk memantau arus mudik melalui jalur udara.

Bupati Masinton mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat. Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang akan melakukan perjalanan mudik untuk menitipkan kendaraan bermotor di kantor kepolisian terdekat jika diperlukan guna memberikan rasa aman.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang kuat antara Pemkab, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ di Tapanuli Tengah,” tandasnya.

Kegiatan ini dirangkai dengan pemeriksaan barisan peserta Apel Ketupat Toba dan Penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya pengamanan serentak di seluruh wilayah Tapteng.

Turut hadir unsur Forkopimda Tapteng, mulai dari Dandim 0211/TT, Danlanal Sibolga, Dansat Radar 103, hingga jajaran pejabat utama TNI-Polri, OPD Pemkab Tapteng dan Instansi Vertikal.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan
Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal
Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II
Disnaker Sumut Di Minta Periksa APJATEL, Galiannya Abai K3 dan Ancam Keselamatan, Buat Warga Medan Resah
Ambisi Proyek BRT Kota Medan Abai K3, Anak – Anak Bermain di Genangan Air Di Lokasi Proyek, Disnaker Sumut Di Minta Periksa
Merasa Kebal Hukum, Surat Imbauan Lurah Sunggal diabaikan Pemilik Bangunan Tanpa PBG di Jalan Puskesmas 1 Gang Jambu
AMTOL MBG Dan PA 212 Akan Gelar Aksi Demo Minta Copot Ketua MUI Sumut dan Kakankemenag Sumut Yang Melakukan Pembiaran Terhadap SPPG Yang Tidak Miliki Label Halal
Beroperasi Selama 7 Bulan Tanpa Label Halal, Satpol PP Di Minta Segel SPPG 2 Sunggal Karena Langgar Perda Kota Medan Tentang Makanan Higienis Dan Halal

Baca Juga

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Disnaker Sumut Di Minta Periksa APJATEL, Galiannya Abai K3 dan Ancam Keselamatan, Buat Warga Medan Resah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Ambisi Proyek BRT Kota Medan Abai K3, Anak – Anak Bermain di Genangan Air Di Lokasi Proyek, Disnaker Sumut Di Minta Periksa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Merasa Kebal Hukum, Surat Imbauan Lurah Sunggal diabaikan Pemilik Bangunan Tanpa PBG di Jalan Puskesmas 1 Gang Jambu

Tajuk Populer