KSJ/GERBRAK Pertanyakan Kinerja Pemko Medan : Ada Apa? Mereka Yang Di Beri Amanah, Terkesan “Cuek” Atas Kasus TPPO Korbannya Warga Medan

- Reporter

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Majalahceo.id | Medan – Terkaiit Korban Kasus TPPO Warga Medan Aktifis Gerbrak /KSJ Saharuddin mengatakan para pihak terkait terkesan abai dan tidak serius dalam menangani kasus TPPO ini padahal banyak masalah – masalah hukum sampai jaringan perdagangan orang yang terstruktur masif dan berbahaya yang bisa dibongkar habis.

“Walikota Medan melalui dinas terkait saya kira tidak mampu dan kami akan mengusulkan kepada DPRD Kota Medan agar menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait masalah ini,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025)

Lanjut Saharuddin mengatakan bahwa dirinya saja dengan segala keterbatasan melihat ini kasus serius mengancam hak asasi manusia dan warga medan yang dipimpin Walikota Medan.

“Ada apa mereka yang di beri amanah, di sumpah jabatan dan di gaji dan difasilitasi dengan menggunakan APBD yang bersumber dari pajak rakyat santai – santai saja, aneh ini menurut saya,” katanya

Sebelumnya,
Beberapa Perwakilan Lembaga Investigasi Seperti Forum Aksi Bersama Rakyat Sumatera Utara, LSM Penjara Indonesia Sumatera Utara, Gabungan Awak Media Medan Bersatu (GAMMB) melepas keberangkatan Aktifis Nasional Saharuddin ketua Umum Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) dan koordinator Nasional Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) untuk menindak lanjuti pernohonan pendampingan korban TPPO atas nama Nabila Aisyah, Selasa (30/12/2025).

Awaluddin Harahap bersama Rahmadsyah,Taufik Hidayat Aktifis yang tergabung dalam Kolaborasi Lembaga Investigasi Advokasi Dan Awak Media Nezza Syafitri Nasution Orang Tua Korban TPPO mengatakan aksn berkordinasi dengan Satgas Perlindungan dan Perempuan Anak (PPA) Kota Medan maupun Sumatera Utara

“Bagi bagi tugas bang, kami Di Medan dulu nanti kami nenyusul Bang Saharuddin setelah menyiapkan seluruh adminitrasi di sini,” ungkapnya, Selasa (30/12/2025)

BACA SELENGKAPNYA:  Wabup Tapteng Ajak Wisudawan STIE Al Washliyah untuk Berkontribusi Nyata

Sebelumnya di beritakan, Nezza Syafitri Nasution Orang tua korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) memohon pendampingan kepada Komunitas Sedekah Jum’at dan Gebrak

Nezza mengatakan diirinya berharap Kolaborasi dari KSJ, Gerbrak dan Gabungan Awak Media Medan Bersatu (GAMMB) untuk melakukan Pendampingan terhadap anaknya korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) mencakup layanan terpadu seperti konseling psikologis, rehabilitasi kesehatan dan sosial, advokasi hukum, pelaporan, dan reintegrasi sosial agar korban pulih dan kembali ke masyarakat.

Saharudin Ketua Umum KSJ mengatakan kesiapannya mendampingi Nezza Safitri Nasution ke Pekanbaru untuk kasus TPPO

“Insya Allah kita siap mendampingi Nezza Safitri Nasution, dimana anaknya menjadi korban TPPO di pekanbaru,” ungkapnya, Minggu (28/12/2025)

Sebelumnya Nezza Safitri Nasution mengatakan bahwa Minggu Malam Sekitar Jam 21.38 Wib (6/7/2025),anak kandungnya korban TPPO (Nabila Aisyah) dan sherlock lokasi kejadian Serta nomor WhatsApp diduga korban penyekapan.

Adapun dua Wanita Yang masih bawah umur diduga korban, yakni sdr.Nabila Aisyah (17), dan sdr.Nia Permata Sari Simatupang (18).

Nabila Aisyah (17) mengaku disekap, di tipu dalam hal dipekerjakan ke tempat hiburan malam yang sebutan cafe remang² dan disuruh untuk menggunakan baju Sex sambil disuruh melayani tamu para laki-laki hidung belang, di sebuah usaha cafe remang² milik Ririn tersebut yang berada di wilayah lipat kain kecamatan kampar kiri kabupaten Kampar provinsi Riau.

Kemudian, Nabila Aisyah (17) membenarkan dan menjelaskan kejadian tersebut kepada Athia wartawan dan mengaku ada lagi korban lainnya kerabatnya an. Nia Permata Sari Simatupang (18), sambil memohon untuk diselamatkan malam itu, Minggu (6/7/2025).

Saya sudah lolos dari cafe remang-remang milik Ririn dan Saya sedang perjalanan, kalau kawanku Nia Permata sari masih belum lolos, tolong bantu ya pak kasihan dia dikurung tadi, kami pun sempat disekap oleh dua orang laki-laki dan perempuan kalau perempuan namanya Yesi dan laki-laki bernama Brayan. Dan Ini nomor WA kawanku mohon bantu selamatkan ya pak ; keluhnya Nabila Aisyah pada malam itu, Minggu 6/7/2025

BACA SELENGKAPNYA:  Dinsos Tapteng Lakukan Pembinaan Terhadap 8 Orang PPKS Yang Terjaring Razia Cafe Remang-remang Oleh Satpol PP Tapteng

Lebih lanjut awak media melalui nomor WA Nia Permata Sari, juga membenarkan kejadian itu dan menjelaskan ;

Iy Pak, benar perisitiwa itu dan kawan saya sudah lolos setelah ada yang bayar ganti ongkos nya, dan saya masih di cafe remang² ini karena uangku belum ada, nggak dibolehkan pulang saya dari tempat usaha tempat cafe remang2 ini sebelum kubayar juga seperti kawanku.

Kami tidak tau Pak kalau kami dijual agensi untuk bos yang nyarik”kerja di usaha cafe remang2 seperti ini, rupanya kami dijual ke usaha cafe remang2 milik Ririn ini di wilayah lipat kain kec Kampar kiri, awalnya kami tidak tau sebelumnya., jelasnya Nia permata Sari sejak malam itu hingga pagi hari senin 7/7/2025

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Hari Kebebasan Pers Sedunia Tercederai Di Gedung DPRD Medan, Jurnalis Ini Di Halangi Saat Melakukan Peliputan Di Komisi 3
Tim Cakrawala Dishub Medan Di Pertanyakan, Pungli Merajalela, Parkir Berlapis Di Jalan Nibung Medan Petisah Jadi Sorotan
Emak – Emak Terdampak Tembok City View Datangi DPRD Medan Minta Wong Chun Sen Di Periksa Badan Kehormatan
Program Walikota Medan “Zero Lampu Padam” di Pertanyakan, Pengunjung Resah, Taman Beringin Gelap
Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut Di May Day 2026, Akan Ikut Kebijakan Pusat Dan Butuh Kajian 
Tak Ada Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut, Yang Ada Hanya Kado Baru Dari Presiden Prabowo di Peringatan Hari Buruh Indonesia
Walikota Di Minta Copot Kadis Perkim, Di Bawah Kepemimpinan Jhon Lase, PAD Bocor Dari Izin PBG, Dan Rekanan Perkim Abai K3
Habis May Day Timbullah Hardiknas, Zona Kelabu Di Dunia Pendidikan, Ketimpangan Kualitas Dan Kesejahteraan Guru
Berita ini 7 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 4 Mei 2026 - 22:15 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia Tercederai Di Gedung DPRD Medan, Jurnalis Ini Di Halangi Saat Melakukan Peliputan Di Komisi 3

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

Tim Cakrawala Dishub Medan Di Pertanyakan, Pungli Merajalela, Parkir Berlapis Di Jalan Nibung Medan Petisah Jadi Sorotan

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:00 WIB

Program Walikota Medan “Zero Lampu Padam” di Pertanyakan, Pengunjung Resah, Taman Beringin Gelap

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:12 WIB

Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut Di May Day 2026, Akan Ikut Kebijakan Pusat Dan Butuh Kajian 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:48 WIB

Tak Ada Kado Baru Dari Kadisnaker Sumut, Yang Ada Hanya Kado Baru Dari Presiden Prabowo di Peringatan Hari Buruh Indonesia

Tajuk Populer