Retribusi Sampah Tidak Transparan, Pertanyakan Dana Perawatan Becak Sampah Di Kecamatan Medan Tembung

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Msjalahceo.id | Medan – Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Koloborasi Lembaga Investigasi Aktifis dan awak media meminta agar pengelolaan dan pemungutan retribusi sampah dibarengi dengan mekanisme yang lebih spesifik, transparan, dan akuntabel.

dirinya saat ini masih ditemukan praktik pemungutan retribusi sampah yang tidak sesuai ketentuan. Bahkan, jumlah setoran yang masuk ke kas daerah disebut jauh dari angka yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Medan.

“Sampai hari ini masih banyak yang mengutip retribusi sampah melebihi ketetapan. Namun, yang disetorkan justru tidak pernah sesuai, bahkan setengah dari target yang ditetapkan Pemko Medan pun tidak sampai,” tegasnya, Jumat (9/1/2026)

Untuk itu, Camat Medan Tembung Medan melakukan perubahan mekanisme kerja dan sistem pemungutan retribusi agar lebih jelas dan terbuka. Ia berharap pada triwulan berikutnya sudah terlihat dampak dari perubahan tersebut, khususnya terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Kami menunggu kabar baik di triwulan berikutnya, bahwa mekanisme sudah diperbaiki dan realisasi anggaran meningkat,” ujarnya.

Lanjut Rahmat mengatakan dirinya meminta Camat Medan Tembung merempatkan Pegawai R3 Paruh Waktu sebagai mandor sampah.

“SK dan SPT Outsourcing (OS) sudah habis kalau bisa mandor di isi oleh P3K R3 PW bukan OS,” katanya.

Rahmat juga meminta Camat Medan Tembung untuk Transparan Dana Perawatan Becak sampah karena selama ini ditanggung P3K R3 PW

“Gaji P3K R3 PW Paruh waktu dibawah UMK kenapa harus menanggung lagi biaya becak sampah kalau rusak,” pungkasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Sepuluh Unit Alat Berat Dikerahkan Percepat Pengerjaan Material Longsor di Kecamatan Tukka

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ambisi Proyek BRT, Korbankan 2700 Pohon Di Kota Medan, Hilangkan Fungsi Ekologis, Di Duga Pidana Lingkungan Langgar UU RTH
Pabrik Vape Narkoba Dikendalikan Oleh WNA, Di Duga Lemahnya Pengawasan Imigrasi Sumut Dan Jaringan Laba Laba Korupsi Di Imipas?
Di Duga BBM Di Timbun, Antrian di SPBU Makin Parah, Pertalite Kosong, AMPIBI akan Gelar Aksi Demo
AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Mempertanyakan: Ada Apa Rico Waas Akan Mengubah P3K Menjadi Outsourcing
Pemkab Tapanuli Tengah Raih Peringkat 1 Capaian Realisasi Investasi Sebesar Rp. 289.899.990.000 Tahun 2025
Wakili Bupati, Sekdakab Tapteng Lantik Bernardo Sondang Lumban Gaol sebagai Direktur Perumda Air Minum Mual Nauli
Aniaya Warga, Aliansi Masyarakat Tolak Pejabat Bermental Preman Dukung BK DPRD Medan Periksa AT Dan Minta Nasdem PAW
Klarifikasi Dan Hak Jawab Atas Impormasi Tidak Benar Di Media Sosial 

Baca Juga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:18 WIB

Ambisi Proyek BRT, Korbankan 2700 Pohon Di Kota Medan, Hilangkan Fungsi Ekologis, Di Duga Pidana Lingkungan Langgar UU RTH

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:50 WIB

Pabrik Vape Narkoba Dikendalikan Oleh WNA, Di Duga Lemahnya Pengawasan Imigrasi Sumut Dan Jaringan Laba Laba Korupsi Di Imipas?

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:59 WIB

AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Mempertanyakan: Ada Apa Rico Waas Akan Mengubah P3K Menjadi Outsourcing

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Raih Peringkat 1 Capaian Realisasi Investasi Sebesar Rp. 289.899.990.000 Tahun 2025

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:28 WIB

Wakili Bupati, Sekdakab Tapteng Lantik Bernardo Sondang Lumban Gaol sebagai Direktur Perumda Air Minum Mual Nauli

Tajuk Populer