Kapolda Jabar Apresiasi Petani Garut yang Maksimalkan Hasil Panen untuk Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Majalah CEO | GARUT, – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Cikahuripan, Desa Leles, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Senin 15 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Jabar dan Kapolres Garut untuk meninjau program ketahanan pangan yang dijalankan Kelompok Tani Mekarsari binaan Polres Garut.

Kedatangan Kapolda disambut pengurus dan anggota kelompok tani yang selama ini mengembangkan budidaya jagung terpadu dengan peternakan dan perikanan. Program tersebut menjadi salah satu contoh penguatan ketahanan pangan yang melibatkan sinergi antara Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda meninjau sejumlah fasilitas yang dikelola kelompok tani, mulai dari gudang pengolahan jagung, kolam budidaya ikan hingga peternakan ayam petelur yang menjadi bagian dari pengembangan usaha pertanian terpadu.

Perwakilan Kelompok Tani Mekarsari, Alex, memberikan pemaparan mengenai proses pengolahan jagung yang dilakukan para petani. Ia menjelaskan bahwa hasil panen jagung dikelola secara sistematis agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Jagung yang kami panen terlebih dahulu melalui proses penyortiran dan pengeringan. Hasil yang memenuhi standar kualitas dipersiapkan untuk dikirim ke gudang Bulog sehingga petani mendapatkan harga jual yang lebih baik,” ujar Alex.

Menurut Alex, standar kualitas yang diterapkan mencakup kadar air yang sesuai, tingkat kematangan yang optimal, serta kondisi jagung yang bebas dari kotoran maupun kerusakan. Dengan standar tersebut, hasil panen dapat diterima sesuai spesifikasi yang ditetapkan Bulog.

Alex menambahkan bahwa hasil panen yang belum memenuhi standar tetap dimanfaatkan secara produktif. Jagung tersebut diolah menjadi bahan baku pakan ternak sehingga tidak ada hasil panen yang terbuang sia-sia.

“Seluruh hasil panen tetap memberikan manfaat ekonomi. Jagung yang belum memenuhi standar Bulog kami gunakan sebagai bahan pakan ternak sehingga dapat mendukung usaha peternakan yang kami jalankan,” kata Alex.

Kapolda mengapresiasi langkah yang dilakukan Kelompok Tani Mekarsari dalam mengelola hasil panen secara optimal. Menurutnya, pola pengelolaan tersebut menunjukkan kreativitas dan inovasi petani dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

“Saya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Kelompok Tani Mekarsari. Pengelolaan hasil panen seperti ini merupakan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kapolda menilai keberhasilan kelompok tani dalam memanfaatkan seluruh hasil panen juga berdampak positif terhadap sektor peternakan. Dengan tersedianya bahan pakan dari hasil panen yang tidak terserap Bulog, petani dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa hasil pertanian yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang lebih luas. Selain memperkuat ketersediaan pangan, juga mampu mendukung sektor peternakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, pupuk urea dan pupuk Phonska sebanyak 2 ton serta benih jagung sebanyak 1 kuintal kepada Kelompok Tani Mekarsari binaan Polres Garut.

Bantuan yang diberikan sebagai bentuk tali asih dari Kapolda itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan semakin memotivasi para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.**

Sumber Berita: Red

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar
Dampak Keracunan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmanyah Minta Evaluasi Menyeluruh Dan Penanganan Serius
Buka Pelatihan SDM, Wabup Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui KMP
Pemkab Tapteng dan Caritas Sibolga Gelar Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing untuk Anak Penyintas Bencana
Rapat Paripurna Istimewa HJKS ke-156, DPRD Sukabumi Dorong Pembangunan yang Semakin Menyentuh Masyarakat
165 Hektar Lahan Baku Sawah Ditanami Jagung Serentak oleh Petani Bersama Polda Jabar
Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat
Bantuan Beras Bulog Diberikan kepada 379 Penerima Manfaat di Desa Buayan, Kades Soroti Ketepatan Data

LINI MASA

Kamis, 17 September 2026 - 01:51 WIB

Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar

Rabu, 16 September 2026 - 20:41 WIB

Dampak Keracunan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmanyah Minta Evaluasi Menyeluruh Dan Penanganan Serius

Rabu, 16 September 2026 - 20:03 WIB

Buka Pelatihan SDM, Wabup Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui KMP

Rabu, 16 September 2026 - 19:00 WIB

Rapat Paripurna Istimewa HJKS ke-156, DPRD Sukabumi Dorong Pembangunan yang Semakin Menyentuh Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 17:00 WIB

165 Hektar Lahan Baku Sawah Ditanami Jagung Serentak oleh Petani Bersama Polda Jabar

TAJUK HARI INI