AT Berstatus Tersangka, KOLEGA: Stop Pejabat Bermental Preman, BK DPRD Medan Jangan Bungkam

- Penulis Berita

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

AT Berstatus Tersangka, KOLEGA: Stop Pejabat Bermental Preman, BK DPRD Medan Jangan Bungkam (Dok-Foto)

AT Berstatus Tersangka, KOLEGA: Stop Pejabat Bermental Preman, BK DPRD Medan Jangan Bungkam (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Koloborasi Lembaga Investigasi dan Awak Media menuntut penegakan hukum dan sanksi etik terhadap pejabat publik yang diduga melakukan tindakan kekerasan atau sewenang-wenang.

Hal ini dalam menyikapi kasus hukum atau dugaan penganiayaan oleh oknum pejabat.

KOLEGA akan menggelar Aksi Demo Gerakan moral menuntut Badan Kehormatan (BK) atau lembaga berwenang mengambil sikap tegas kepada AT yang telah berstatus tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KOLEGA juga mendesakan pencopotan jabatan, pemberian sanksi etik berat, hingga proses Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi AT yang sudah berstatus tersangka oleh Polrestabes Medan.

“Menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan atau perilaku arogan ala preman oleh figur yang diberi amanah oleh rakyat, mereka di gaji oleh rakyat bukan untuk menyakiti rakyat,” ungkap KOLEGA, Jum’at (31/7/2026).

Sebelumnya, Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan telah menetapkan anggota DPRD Kota Medan berinisial AT sebagai tersangka kasus penganiayaan secara bersama-sama (pengeroyokan).

Kasus inipun menjadi perhatian publik.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa AT saat ini sudah ditetapkan tersangka.

“Yang bersangkutan sudah tersangka,” kata Adrian Lubis, Rabu (29/7/2026) siang.

Saat disinggung apakah AT telah ditahan atau tidak usai diperiksa sebagai tersangka, Adrian berjanji akan menyampaikannya secara resmi dalam press release.

“Mohon bersabar. Detailnya nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.

Diketahui, kasus ini bermula saat pelapor atas nama Robin melaporkan anggota DPRD Kota Medan berinisial AT ke Polrestabes Medan. Dalam laporannya, korban mengaku dianiaya dengan cara dikeroyok oleh AT bersama anak dan istrinya di Jalan Tapanuli, Kecamatan Medan Barat, Jumat (5/6/2026).

Peristiwa ini disebutkan terjadi setelah keduanya terlibat perselisihan yang dipicu saat kendaraan korban berpapasan dengan AT di depan rumah terlapor.

BACA SELENGKAPNYA:  Di Hari Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Hadir Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa NTT

Menurut keterangan pelapor, perselisihan bermula ketika mobil yang dikendarainya melintasi polisi tidur sehingga mengeluarkan suara yang diduga memicu emosi terlapor. Cekcok kemudian terjadi dan pelapor mengaku mengalami tindakan kekerasan yang menyebabkan luka memar pada wajah dan lengan. Sesampainya di rumah, korban mengaku dirinya kembali didatangi keluarga terlapor.

Dalam perkembangannya, penyidik telah meningkatkan penanganan perkara penganiayaan secara bersama-sama dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan setelah menemukan adanya dugaan tindak pidana yang perlu didalami lebih lanjut.

Penetapan tersangka terhadap AT sekaligus menjawab harapan masyarakat bahwa Polrestabes Medan tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum.

"Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari" "Follow"

LINI MASA

Bupati Tapanuli Tengah Sampaikan Ranperda APBD TA 2027: Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sebanyak 468 Pelaku UMKM Dari 5 Kabupaten/Kota Ikuti Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara
Korban Kecewa Pelayanan di Polres Madina, Korban Minta Propam Turun Tangan
Bupati Tapanuli Tengah dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Sekdakab Tapanuli Tengah Resmi Menutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026
Gandeng BRIN, Pemkab Tapanuli Tengah Gelar FGD Rancang Strategi Pemulihan Ekonomi UMKM Terdampak Bencana
Optimalkan PAD, BPKPAD Tapteng dan Bapendasu UPTD Pependa Pandan Gelar Operasi Gabungan Sadar Pajak
Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tapteng: Bupati Masinton Pasaribu Ajak Generasi Muda Pertajam Patriotisme, Kegigihan, dan Empati untuk Pemulihan Daerah

LINI MASA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Sampaikan Ranperda APBD TA 2027: Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Sebanyak 468 Pelaku UMKM Dari 5 Kabupaten/Kota Ikuti Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Korban Kecewa Pelayanan di Polres Madina, Korban Minta Propam Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Bupati Tapanuli Tengah dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Sekdakab Tapanuli Tengah Resmi Menutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026

TAJUK HARI INI