Berulang Kali Keracunan MBG di Sumut! Sutarto: BBPOM Harus Masuk dari Awal, Bukan Hanya Setelah Ada Korban

- Reporter

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto. Ia menegaskan, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah warga jatuh sakit. (Dok-Foto)

Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto. Ia menegaskan, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah warga jatuh sakit. (Dok-Foto)

MAJALAH CEO | MEDAN — Gelombang kasus dugaan keracunan makanan pada siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara terus berulang, memicu sorotan tajam dari Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto. Ia menegaskan, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah warga jatuh sakit — Badan Pengawas Obat dan Makanan di tingkat daerah harus ikut mengawal sejak makanan belum dikirim ke sekolah.

Sejak Agustus 2026 saja, sudah ada tiga peristiwa besar yang menimpa anak-anak sekolah di Sumut. Pertama, pada pertengahan Agustus, ratusan siswa di Kabupaten Karo dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Tak lama berselang, di awal September, puluhan siswa di Kabupaten Asahan juga dilarikan ke rumah sakit. Dan yang terbaru, pekan lalu, 38 murid di Kabupaten Deli Serdang mengalami sakit perut dan muntah setelah mengonsumsi paket makanan yang sama.

“Sumatera Utara termasuk daerah yang paling banyak mengalami insiden keracunan terkait program ini. Ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus terjadi,” ujar Sutarto, Selasa (22/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut ini menyoroti Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, yang sebenarnya sudah mengatur jelas keterlibatan BPOM dalam menjaga keamanan pangan program MBG — mulai dari bahan baku, pengolahan, distribusi, hingga penyajian. Namun di lapangan, peran tersebut belum berjalan maksimal.

Sutarto menuntut agar BBPOM Medan lebih aktif terlibat di setiap tahapan. Mulai dari pemeriksaan bahan mentah, pengawasan suhu dan kebersihan selama pengiriman, hingga memastikan makanan disajikan dalam batas waktu aman — tidak lebih dari empat jam pada suhu ruang. Setiap kali ada dugaan keracunan, penelusuran harus dilakukan tuntas, lengkap dengan hasil uji laboratorium yang terbuka untuk umum.

“Kalau SOP, rantai pasok, dan aturan penyimpanan tidak diperketat, insiden ini akan terus terulang. Kita tidak ingin anak-anak yang menjadi korban ketidakpedulian ini,” tegasnya.***

"Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari" "Follow"

LINI MASA

Kedua Kali SP2HP, Tindakan Polres Madina Masih Pakum
Hadiri Jambore PKK Sumut 2026, Ketua TP PKK Tapteng Dukung Peningkatan Kreativitas Kader dan Peluncuran SIPANDA
Detik-Detik Pembongkaran Tembok Illegal Gang Anggrek BPN & SDABMBK Turun Lapangan Warga Didampingi Kantor Hukum Pelita Konstitusi
Hadiri Executive Dialogue 2026, Bupati Tapteng Masinton Tegaskan Investasi Sawit di Tapteng Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat
Buka Rapat Tim Terpadu Pengawasan Ormas 2026, Wakil Bupati Tapteng: Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Daerah
Pemkab Tapteng Terus Berupaya Percepat Penyaluran Bantuan Pascabencana Bagi Masyarakat Terdampak
Sebanyak 39 Mahasiswa STT Siar Nauli Resmi Diwisuda, Raih Gelar Sarjana Teologia Dan Sarjana Pendidikan Agama kristen
Dua Kali Terima SP, Warga Gang Anggrek Tunggu SP‑3 Agar Tembok Diduga Ilegal Ditindaklanjuti

LINI MASA

Sabtu, 7 November 2026 - 00:18 WIB

Kedua Kali SP2HP, Tindakan Polres Madina Masih Pakum

Rabu, 4 November 2026 - 20:15 WIB

Hadiri Jambore PKK Sumut 2026, Ketua TP PKK Tapteng Dukung Peningkatan Kreativitas Kader dan Peluncuran SIPANDA

Rabu, 4 November 2026 - 20:07 WIB

Detik-Detik Pembongkaran Tembok Illegal Gang Anggrek BPN & SDABMBK Turun Lapangan Warga Didampingi Kantor Hukum Pelita Konstitusi

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

Hadiri Executive Dialogue 2026, Bupati Tapteng Masinton Tegaskan Investasi Sawit di Tapteng Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 22:32 WIB

Buka Rapat Tim Terpadu Pengawasan Ormas 2026, Wakil Bupati Tapteng: Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Daerah

TAJUK HARI INI