MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) — MANDAILING NATAL — Organisasi Masyarakat KOMANDO HAM menyampaikan harapan agar pihak kepolisian Polres Mandailing Natal dapat segera memberikan kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pengancaman yang telah dilaporkan sejak tanggal 1 September 2026.
Hingga saat ini, proses pemeriksaan terhadap pihak korban dan para saksi telah dilakukan oleh penyidik kepolisian. Namun, waktu yang berjalan cukup lama membuat masyarakat yang memantau perkara ini menantikan informasi lebih lanjut mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak berwenang. KOMANDO HAM berpendapat bahwa masyarakat berhak mengetahui bagaimana proses hukum berjalan dalam perkara ini, sehingga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dapat terus terjaga dengan baik.
“Kami tidak meminta proses hukum dipercepat melebihi prosedur yang berlaku, namun kami berharap ada informasi yang jelas dan terbuka mengenai apa yang sedang berjalan dan kendala apa yang mungkin sedang dihadapi oleh pihak kepolisian dalam menangani perkara ini,” ujar perwakilan KOMANDO HAM. “Keadilan yang transparan akan memberikan ketenangan bagi semua pihak yang terlibat, baik korban maupun pihak yang diduga.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sampai dengan berita ini diterbitkan, awak media telah berupaya menghubungi pihak Polres Mandailing Natal untuk dimintai keterangan resmi mengenai perkembangan perkara tersebut. Kami juga telah berusaha menghubungi pihak yang disebut dalam laporan agar dapat memberikan tanggapannya. Namun kedua pihak belum dapat memberikan penjelasan atau pernyataan resmi terkait kasus ini.
Kami akan terus memantau perkembangan perkara ini dan akan menyampaikan informasi terbaru segera setelah mendapatkan penjelasan resmi dari pihak berwenang maupun pihak-pihak yang terlibat dalam perkara ini.***

















Komentar