Koloborasi Lembaga Aktifis Dan Awak Media Minta BPJS Ketenagakerjaan Cairkan JHT P3K PW Karena Hak Pekerja

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Medan – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Medan mengeluhkan belum cairnya dana Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini dipotong dari gaji mereka saat masih berstatus pegawai harian lepas (PHL) dan honorer.

Rahmadsyah beserta beberapa aktifis dan media yang tergabung dalam Koloborasi Lembaga dan Aktifis dan Awak Media (KOLEGA) Provinsi Sumatera Utara mengatakan KOLEGA Sumut meminta BPJS Ketenagakerjaan mencairkan JHT P3K PW.

” JHT adalah Hak Pekerja jadi BPJS harus segera mencairkannya,” ungkapnya, (4/1/2026)

Sebelumnya, Para PPPK paruh waktu menyebut, nilai JHT yang tertahan mencapai lebih dari Rp20 juta per orang. Namun hingga akhir Desember 2025, belum ada kepastian pencairan maupun kejelasan status kepesertaan JHT setelah mereka resmi beralih menjadi PPPK paruh waktu.

“Kami tidak tahu kapan JHT bisa dicairkan. Bahkan soal keberlanjutannya setelah jadi PPPK paruh waktu pun tidak pernah dijelaskan secara resmi,” ujar seorang PPPK paruh waktu yang enggan disebutkan namanya.

Mereka berharap Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun tangan. Menurut para pegawai, JHT merupakan hak yang dipotong rutin dari penghasilan mereka selama bertahun-tahun.

“Di daerah lain, PPPK paruh waktu sudah bisa mencairkan JHT. Tapi di Medan belum satu pun yang bisa, padahal kami sudah menerima SK,” katanya.

Di internal Pemko Medan, beredar informasi bahwa pencairan JHT diduga tersendat di level Sekretariat Daerah. Nama Sekda Medan, Wiriya Alrahman, ikut disorot.

“Kami dengar JHT belum cair karena administrasinya belum ditandatangani di Sekda. Padahal uang itu hak kami dan sangat dibutuhkan di kondisi ekonomi sekarang,” ujarnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Aniaya Warga, Aliansi Masyarakat Tolak Pejabat Bermental Preman Dukung BK DPRD Medan Periksa AT Dan Minta Nasdem PAW

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan akan kembali mengecek persoalan JHT PPPK paruh waktu. Ia mengklaim sebelumnya masalah ini telah disampaikan dan seharusnya tidak lagi bermasalah.

“Nanti akan saya cek lagi apa keluhannya. Kalau memang masih ada persoalan, saya siap menerima dan menindaklanjutinya,” kata Rico kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

Rico juga menegaskan akan mendorong BKPSDM serta OPD terkait untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai status JHT tersebut.

“Saya akan cek kembali aturan dan dokumennya. Sebelumnya sudah saya koordinasikan dengan BKPSDM dan Inspektorat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Medan Wiriya Alrahman belum memberikan tanggapan atas tudingan yang dialamatkan kepadanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dikirimkan redaksi melalui WhatsApp belum direspons.

Diketahui, Pemko Medan telah menyerahkan SK kepada 8.533 PPPK paruh waktu dalam seremoni di Lapangan Merdeka Medan, Senin (10/12/2025).

Namun hingga kini, kepastian pencairan JHT masih menjadi tanda tanya bagi ribuan pegawai tersebut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling
Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat
Panglong Pabrik Tenun Lakukan Pelanggaran Perda, FOR AKBAR Sumut Minta Pemko Medan Lakukan Tindakan Tegas, Sebut Tak Ada Yang Kebal Hukum
Terkait P3K Di Alihkan Jadi Outsourcing, AMPIBI Datangi DPRD Medan Dan Pemko Medan, SIap Gelar Pelatihan Kerenagakerjaan
AMPIBI Keluhkan Lift Balai Kota Yang Rusak Di Saat Polrestabes Medan Dapat Bantuan Anggaran Rp 10 Miliar Dari Pemko Medan

Baca Juga

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:21 WIB

Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:14 WIB

Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat

Tajuk Populer