AWAS Bersama DPN Geruduk Kantor DJP Sumut, Teriak Save Busrok Dan Sebut Kebebasan Pers Di Kebiri 

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awas bersama DPN demo di kantor DJP Sumut (Dok-Foto)

Awas bersama DPN demo di kantor DJP Sumut (Dok-Foto)

Majalahceo.ld l Medan – Ratusan Massa yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri (DPN) melakukan Aksi Demo di kantor DJP Sumut.

Rahmadsyah dalam orasinya mengatakan bahwa dirinya yang tergabung di AWAS (Aliansi Wartawan Sumatera Utara) mengatakan bahwa Hari Kebebasan Pers Sedunia ini dirinya menyatakan bahwa DJP masih menyekat kebebasan wartawan dalam melakukan peliputan.

“Kami sangat sulit melakukan peliputan di sini, kebebasan kami di kebiri di DJP Sumut, oleh karena itu kami minta Jhon Kasi Humas di copot,'” katanya dalam orasi, Selasa (5/5/2026).

Tidak hanya terkait Kebebasan Pers namun para peserta Aksi meneriakkan Save busrok

Bursok Anthony Marlon adalah seorang pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara yang sempat viral karena vokal mengkritik pimpinan Kementerian Keuangan dan menuntut Sri Mulyani (saat menjabat Menkeu) untuk mundur pada tahun 2023.

Bursok menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Kanwil DJP Sumatera Utara II.Kasus Viral 2023: Bursok meminta Sri Mulyani mundur karena kecewa atas penanganan laporannya mengenai dua perusahaan fiktif (PT Beta Access Vouchers dan PT Antares Payment Method) yang dianggap tidak membayar pajak, padahal ia sudah melaporkannya sejak 2021.

Pada Februari 2026, Bursok kembali melayangkan surat terbuka kepada Menteri Keuangan (Purbaya Yudi Sadewa) dan Dirjen Pajak (Suryo Utomo) yang berisi kritik mengenai dugaan korupsi, mutasi pejabat, dan diskriminasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Busrok dikenal sebagai pegawai yang berani menyoroti dugaan fraud dan penanganan perusahaan fiktif di internal instansi tempatnya bekerja.

Setelah satu jam berorasi Kakanwil DJP Sumut tidak juga menerima aksi dan akhirnya peserta aksi membubarkan diri.

BACA SELENGKAPNYA:  Wakil Bupati Tapanuli Tengah Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling
Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat
Panglong Pabrik Tenun Lakukan Pelanggaran Perda, FOR AKBAR Sumut Minta Pemko Medan Lakukan Tindakan Tegas, Sebut Tak Ada Yang Kebal Hukum
Terkait P3K Di Alihkan Jadi Outsourcing, AMPIBI Datangi DPRD Medan Dan Pemko Medan, SIap Gelar Pelatihan Kerenagakerjaan
AMPIBI Keluhkan Lift Balai Kota Yang Rusak Di Saat Polrestabes Medan Dapat Bantuan Anggaran Rp 10 Miliar Dari Pemko Medan

Baca Juga

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:21 WIB

Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:14 WIB

Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat

Tajuk Populer