KPK Geledah Bea Cukai Kudus dan PT Djarum, Dalami Dugaan Penyimpangan Pita Cukai Rokok

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

- Penulis Berita

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penggeledahan ini menyusul diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan baru pada Oktober 2026. (Dok-Foto Ilustrasi)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penggeledahan ini menyusul diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan baru pada Oktober 2026. (Dok-Foto Ilustrasi)

MAJALAHCEO | KUDUS – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di dua lokasi sekaligus, yaitu Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus serta kantor pusat PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang berkaitan dengan penerimaan negara dari sektor cukai rokok.

Tim penyidik tiba di lokasi Bea Cukai Kudus sekitar pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan berlangsung di ruang utama kantor dan berjalan secara tertutup hingga sore hari. Sekitar pukul 18.13 WIB, sejumlah penyidik terlihat meninggalkan kantor membawa dua koper berwarna gelap dan satu tas berisi dokumen. Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Kudus, Ruwiya Purnama Adie, mengonfirmasi bahwa tidak ada pegawai yang dibawa pergi oleh tim KPK. Yang diamankan berupa salinan dokumen digital, sementara perangkat komputer di kantor tidak ada yang dibawa.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penggeledahan ini menyusul diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan baru pada Oktober 2026. Penyelidikan berfokus pada dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan pita cukai rokok dan penerimaan negara yang seharusnya diterima dari industri tersebut . “Beberapa yang diamankan di antaranya dokumen dan juga barang bukti elektronik,” ujar Budi di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi lain, tim KPK juga melakukan penggeledahan di kompleks perkantoran PT Djarum. Pihak manajemen PT Djarum menyatakan sikap kooperatif dan mengaku belum mengetahui secara rinci pokok perkara yang sedang diselidiki. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka yang dikaitkan secara langsung dengan pihak perusahaan.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan sebelumnya yang telah menjaring delapan tersangka, salah satunya adalah pejabat di lingkungan Bea Cukai bernama Gatot Heroe. Penyelidik mendalami dugaan aliran dana yang terkait dengan pengurusan pita cukai, serta kemungkinan adanya modus lain yang merugikan keuangan negara.

Pemeriksaan di kedua lokasi berjalan tertib dan aman. KPK berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut apabila penyidikan telah mencapai tahap yang memungkinkan informasi dapat disampaikan kepada publik secara lengkap.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Jokowi Dijadwalkan Hadir Bersaksi di Sidang Roy Suryo pada 5 November 2026, Jaksa Panggil Juga Ajudannya
Sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan Validasi Data Desil Bansos Jadi Perhatian Komisi IX DPR RI
RUU Perampasan Aset Dikebut DPR, Puluhan Masukan Diserap agar Tidak Disalahgunakan
Bahlil Bidik Pasokan BBM dari China, Pengamat: Perdagangan Energi Bilateral Berpotensi Menguat
Indonesia Siap Luncurkan Bensin E10 Tahun 2027, Pemerintah Siapkan 11 Pabrik Etanol Baru
Laksamana Widodo AS, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut, Berpulang di Usia 82 Tahun
Indonesia–India “Creative Tech Corridor” Diresmikan, Dorong Ekonomi Kreatif Tumbuh Dua Digit
Mulai Hari Ini: Indonesia Kurangi Pasokan Gas ke Singapura demi Ketahanan Energi Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Jokowi Dijadwalkan Hadir Bersaksi di Sidang Roy Suryo pada 5 November 2026, Jaksa Panggil Juga Ajudannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

KPK Geledah Bea Cukai Kudus dan PT Djarum, Dalami Dugaan Penyimpangan Pita Cukai Rokok

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Sosialisasi UU Pelindungan Tenaga Kerja dan Validasi Data Desil Bansos Jadi Perhatian Komisi IX DPR RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:37 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut DPR, Puluhan Masukan Diserap agar Tidak Disalahgunakan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Bahlil Bidik Pasokan BBM dari China, Pengamat: Perdagangan Energi Bilateral Berpotensi Menguat

TAJUK HARI INI